Laman pencarian tiket Fandango melaporkan pada Rabu (31/1) bahwa penjualan tiket pra-jual Black Panther merupakan yang tertinggi dibandingkan film superhero lainnya di momen yang sama dalam siklus penjualan.
Di awal Januari, Black Panther tercatat mengalahkan rekor Captain America: Civil War untuk penjualan tiket pra-jual hari pertama yang sebelumnya menjadi terlaris di kalangan film Marvel Cinematic Universe.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini, setelah Black Panther resmi dirilis pada 29 Januari lalu dan gema film ini terus bermunculan di media sosial, penjualan tiket pra-jual melambung melebihi rekor sebelumnya yang dipegang oleh Batman v Superman: Dawn of Justice.
Menurut survey yang dilakukan oleh Fandango kepada seribu penonton calon penonton Black Panther, 97 persen berharap film ini akan menjadi film superhero yang berbeda dibanding lainnya.
"Gema dari Black Panther ini menular," kata Erik Davis dari Fandango. "Penonton dari screening perdana mengatakan film ini menjadi film Marvel terbaik yang pernah ada, dan komentar positif dari mulut ke mulut membantu mendulang penjualan tiket pra-jual,"
Diberitakan Variety, film ini diperkirakan akan memiliki pendapatan pembukaan di kisaran US$100-120 juta berkat akhir pekan yang panjang.
Di Amerika Serikat, Black Panther dirilis bertepatan dengan akhir pekan panjang lantaran hari libur President's Day jatuh pada 19 Februari. Sedangkan di Indonesia, Black Panther bakal dirilis bertepatan dengan libur Imlek pada 16 Februari.
[Gambas:Youtube]
Capaian pembukaan Black Panther tersebut mirip dengan dua film Marvel terakhir, Spider-Man: Homecoming yang mendapatkan pendapatan US$117 juta di pekan debutnya, dan Thor: Ragnarok yang mendapatkan US$122 juta.
Dilaporkan Entertainment Weekly, debut pada 1966, Black Panther merupakan karakter superhero kulit hitam pertama Marvel dan film superhero tunggal ini akan menjadi film Marvel Cinematic Universe pertama yang sebagian besar pemerannya berkulit hitam.
[Gambas:Video CNN] (end)