Vokalis Dadang Pranoto mengatakan Sediakala bercerita tentang dua orang yang saling rindu namun tak bisa berbuat apa-apa karena terpisah oleh jarak. Dulu, sebelum ada telepon bahkan WhatsApp, orang yang rindu hanya bisa menahan rasa karena tak bisa berkomunikasi.
"Bayangkan, di tahun '60-an dan '70-an kalau kangen enggak bisa WhatsApp. Coba dibayangkan di kondisi sekarang, kangen tapi tidak terbantu teknologi," kata Dadang kepada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dadang melanjutkan, "Lagu Sediakala meyakinkan orang yang sudah lama tidak ketemu, tapi saat ketemu nanti orang itu membuktikan bahwa ia tidak berubah karena keadaan yang gila [teknologi]. Seperti zaman dulu, rasa rindu yang mendalam akan berubah jadi doa."
Bagi Dadang, rindu antarmanusia itu hal yang lumrah dan sederhana. Ia ingin menggunakan hal sederhana itu sebagai fondasi lagu yang ingin menyampaikan rasa rindu.
[Gambas:Youtube]
Lagu Sediakala resmi dirilis hari ini, Selasa (20/2) secara digital. Lagu itu bisa dinikmati di beberapa layanan musik streaming dan YouTube. (rsa)