"Kami sudah mengajukan ke manajemen Paramore untuk tampil di bulan September mendatang. Mereka bilang akan kasih kabar satu sampai dua pekan ke depan," kata Diani kepada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Selasa (20/2).
Saat membatalkan konser, Paramore berjanji akan kembali ke Indonesia walau tidak memberi kepastian jadwal. Mereka hanya mengatakan akan tampil di Manila, Filipina yang konsernya juga dibatalkan, 23 Agustus. Untuk Indonesia, mereka akan mengatur jadwal dengan promotor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diani mengatakan, promotor tidak ingin menggelar konser pada Agustus mendatang. Pasalnya bulan Agustus bertepatan dengan penyelenggaraan Asian Games 2018.
"Kami enggak mungkin kalau bulan Agutus. Tapi sejauh ini respons mereka positif, karena mereka sadar ini kesalahan mereka. Selama ini kan mereka belum pernah batalin konser," kata Diani.
Paramore sudah menyatakan ke promotor tidak bisa konser pada 2019 karena fokus menggarap karya baru. Kesempatan terbesar mereka untuk konser di Indonesia adalah bulan September.
"Kami ada kesepakatan di kontrak, kalau konser batal mereka akan kembalikan uang. Ya tapi kami tetap rugi, karena sudah keluar biaya untuk produksi dan venue," kata Diani.
Konser Paramore di Jakarta dan Manila dibatalkan karena tenggorokan vokalis Hayley Williams mengalami infeksi. Selama di Jakarta, Hayley dirawat dokter spesialis.
Program Director MCM Live Oktoberi Surbakti menerangkan, saat Hayley tiba di Indonesia Kamis (15/2), kondisinya memang sakit karena jadwal konser yang padat.
Namun, Hayley yang juga turut membangun Paramore sejak 2004 silam itu tetap memaksakan diri untuk berangkat ke Jakarta demi bisa tampil menyapa para penggemar.
Akan tetapi, sambung Okto, dokter spesialis yang memeriksa Hayley memintanya untuk istirahat total dan tidak bernyanyi dalam beberapa hari ke depan karena infeksi tenggorakan. Hayley pun diberikan beberapa obat-obatan agar sakitnya segera pulih. (rsa)