Agensi Larang Fan Kirim Surat ke Pusat Latihan Wamil G-Dragon

Resty Armenia, CNN Indonesia | Minggu, 11/03/2018 08:23 WIB
Agensi Larang Fan Kirim Surat ke Pusat Latihan Wamil G-Dragon YG Entertainment melarang para penggemar untuk mengirim surat kepada G-Dragon lewat email pusat latihan wajib militer. (Dok. YG Entertainment)
Jakarta, CNN Indonesia -- YG Entertainment melarang para penggemar untuk mengirim surat kepada G-Dragon lewat email pusat latihan wajib militer (wamil) yang tengah dijalani sang idola.

Melalui sebuah pernyataan Agensi yang menaungi Bigbang itu berterima kasih kepada penggemar atas perhatian mereka. Perusahaan hiburan yang dipimpin Yang Hyun Suk itu pun memberitahu bahwa kondisi G-Dragon baik saat menjalani latihan ini.

YG Entertainment menyatakan banyaknya surat yang masuk telah membanjiri email pusat latihan tersebut, dan menyebabkan problem dalam unit itu. G-Dragon disebut tidak bisa membaca dan mencetak ribuan email yang masuk. Selain itu, para prajurit militer lain juga tidak bisa menerima email mereka.



Karena berbagai alasan itu, YG Entertainment meminta para penggemar sedikit menahan diri untuk tidak mengirim surat ke unit tersebut.

Melansir Xportsnews via Naver, berikut adalah pernyataan lengkap YG Entertainment kepada penggemar:

"Ini adalah pesan mendesak dari YG Entertainment kepada seluruh penggemar G-Dragon."

"Pada 27 Februari, sebagai seorang pria Korea Selatan, G-Dragon memulai pelayanan wajib militernya. Terima kasih kepada dukungan hangat kalian semua, kondisinya kini baik-baik saja saat menjalani latihan."

"Meski demikian, karena banyaknya jumlah surat yang masuk, G-Dragon mengalami sutuasi canggung di antara unitnya, jadi kami memohon satu permintaan. Akun email pusat latihan telah dibanjiri pesan untuk G-Dragon, hingga pada titik di mana itu menghambat pengoperasian unit."


"Unit mencetak email-email itu untuk kemudian didistribusikan kepada para prajurit, namun kertas A4 dan tinta cetak ternyata hampir habis. Karena kelebihan muatan, unit tersebut menghadapi masalah dengan pemenuhan dan permintaan dalam menyediakan pesan, membuat tentara lain kesulitan menerima surat yang ditujukan kepada mereka."

"G-Dragon menjadi merasa sangat menyesal terhadap rekan sesama prajuritnya, dan dia bahkan lebih menyesal karena tidak bisa membaca seluruh surat yang ditujukan kepadanya. Ketika berada di sebuah lingkungan yang baru, dia bersyukur kepada para penggemarnya dan merasa kuat karena dukungan mereka."

"Namun, demi kelancaran hidup G-Dragon di pusat latihannya, kami akan sangat berterima kasih jika para penggemar bisa menahan diri sedikit untuk tidak mengirim suratnya. Terima kasih telah membaca hingga akhir."

G-Dragon bergabung ke program wamil pada 27 Februari lalu di mana ia memasuki pusat pelatihan Divisi Infantri 3 dan disebutkan akan melayani negaranya sebagai tentara aktif. Ia dijadwalkan menyelesaikan tugasnya pada 26 November 2019.

(res)