Band Batal Tampil di SXSW akibat Ancaman Bom

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Minggu, 18/03/2018 20:13 WIB
Band Batal Tampil di SXSW akibat Ancaman Bom Sebuah band batal tampil di SXSW lantaran ancaman bom mengancam penampilan mereka. (REUTERS/Brian Snyder)
Jakarta, CNN Indonesia -- Band The Roots yang dijadwalkan manggung di festival musik akbar South by South West (SXSW) di Texas, Amerika Serikat, membatalkan agenda tersebut karena ancaman bom.

Band bernama lengkap The Roots & Friends tersebut dijadwalkan tampil di Fair Market Austin pada Sabtu (17/3) malam.

Sejumlah musisi lain juga diagendakan tampil di tempat tersebut, seperti Ludacris, Jessie Reyez, dan Rapsody.


Diberitakan NME, drummer The Roots & Friends, Questlove sempat mengirimkan unggahan di akun Twitter miliknya, "keadaan darurat yang parah". Namun unggahan tersebut telah dihapus.

Sementara itu, penyelenggara SXSW mengakui ada sejumlah "masalah keamanan".

Menurut laporan dari sejumlah media lokal, Kepolisian Austin langsung memeriksa lokasi konser tersebut setelah mendapatkan laporan akan ancaman peledakan bom.

"Lantaran masalah keamanan, kami telah membuat keputusan sulit untuk membatalkan pertunjukkan The Roots SXSW oleh Bud Light," kata pernyataan Bud Light selaku sponsor band The Roots & Friends.


"Setelah bekerja dengan proaktif dengan SXSW, Kepolisian Austin, dan pihak berwenang lainnya, kami percaya ini adalah keputusan terbaik untuk memastikan keamanan tamu, staf, dan musisi kami, dan kami menghargai pengertian Anda," lanjut isi pernyataan tersebut.

"Kami amat meminta maaf harus membatalkan pertunjukkan tersebut, namun kami merasa itu perlu melakukan semua tindakan pencegahan," katanya, diberitakan NME.



Sebelumnya beberapa waktu lalu Austin diterpa teror bom. Terdapat tiga orang meninggal di Austin setelah tiga paket yang dikirim ke rumah penduduk meledak.

Di sisi lain, band Efek Rumah Kaca (ERK) sukses tampil di SXSW di Esther's Follies Jumat (16/3) pukul 23:20 waktu setempat.

Vokalis Cholil Mahmud mengatakan ERK tampil sekitar 30 menit. Band asal Jakarta itu membawakan tiga lagu, yaitu Merah, Biru dan Putih dari album Sineatesia.

"Respons penonton yang terlihat oleh kami sepertinya masih mencerna terlebih dahulu seperti apa musik ERK. Sepertinya mulai bisa mengerti musik ERK di lagu kedua dan ketiga," kata Cholil kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Sabtu (17/3) malam. (end)