Melansir Billboard, Rabu (21/3) lalu, IMCJ melakukan kegiatan perdana. Mereka mendukung dan membantu musisi independen menjual karya.
Lebih dari itu, IMCJ akan mewakili komunitas musik independen Jepang sebagai asosiasi perdagangan nasional pada Worldwide Independent Network (WIN). Walau sebelumnya sudah ada Federation of Music Producers of Japan yang juga tergabung dalam WIN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IMCJ juga berencana akan menjadi corong suara komunitas musik independen Jepang. Mereka berharap hal itu dapat memperjuangkan hak-hak label rekaman independen dan mendorong pengembangan data mengenai keberlangsungan musik independen.
Koalisi yang baru dibentuk ini juga akan membantu promosi dan memfasilitasi musisi independen Jepang yang tergabung dalam koalisi tersebut. Juga membantu musisi untuk berhubungan dengan pemerintah Jepang.
"[Mereka mengatakan] 'Pasar musik Jepang terlalu sulit dimengerti' dan 'Suara dari Jepang terlalu sedikit.' Niat saya adalah mengomunikasikan suara dari komunitas musik Jepang ke komunitas global dan sebaliknya," kata Kamide.
Di sisi lain, CEO WIN Alison Wenham menyambut baik kehadiran IMCJ. Ia merasa senang IMCJ menjadi koalisi musik independen pertama di Negeri Sakura.
"Dalam pergerakan pasar global yang cepat, kami benar-benar bersemangat untuk bekerja sama dengan IMCJ, mendukung perkembangan mereka di Asia, menciptakan asosiasi perdagangan baru dan memajukan pemahaman tentang pasar musik bagi perusahaan musik independen di seluruh dunia," kata Wenham.