Dia dihujat Jakmania lantaran mengeluhkan macet serta sampah saat pertandingan Persija melawan Arema FC di Gelora Bung Karno, Sabtu (31/3) lalu lewat akun media sosialnya. Unggahan itu telah dihapus Teza namun tak mengurangi kegeraman The Jakmania yang terus menghujat Teza di media sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya juga perlu untuk meluruskan kalau video yang beredar di sosial media beberapa hari lalu, video sumpahan itu bukan video saya that was definitely not my voice," kata Teza.
Lewat akun Instagramnya, Teza berharap kejadian tersebut dan setelah klarifikasinya masalah telah selesai.
"Harapan saya semoga setelah kejadian ini kita bisa melanjutkan kegiatan masing-masing," kata dia.
Dia juga menyatakan bahwa kejadian tersebut merupakan momen yang pas untuk menjalin hubungan baik dengan The Jakmania.
"Dan klarifikasi ini juga saya buat sebagai bentuk respek saya kepada Persija, oleh karena itu saya ucapkan terima kasih," kata Teza.
(nat)