Aktris asal Australia ini meraih popularitas setelah berperan sebagai Nelle Porter dalam serial Ally McBeal dan belakangan membintangi drama Arrested Development, Nip/Tuck, dan Scandal. Rossi akan muncul untuk terakhir kali dalam lima episode musim kelima Arrested Development.
Saat diwawacara istrinya sendiri dalam acara bincang-bincang The Ellen DeGeneres Show pada Rabu (16/5) kemarin, Rossi mengaku tak akan lagi berkonsentrasi pada karir Hollywood yang telah dirintisnya selama bertahun-tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kau bukan orang yang gemar melakukan jumpa pers dan bincang-bincang, jadi terima kasih sudah ada di sini," kata Ellen saat menyambut belahan hatinya.
"Dia [Rossi] sangat tak menyukai hal tersebut, itu sebabnya dia benar-benar berhenti berakting. Dia memutuskan tidak ingin melakukan apa-apa lagi terkait akting dan keluar dari Scandal," lanjut Ellen, melansir AceShowbiz.
"Saya sudah hampir 45 tahun dan saya hanya membayangkan apakah ada sesuatu yang dapat saya lakukan sekarang, yang belum pernah saya lakukan sebelumnya dan menjadi hal menantang serta berbeda," ungkap Rossi.
Soal akting, Rossi mengaku telah memperkirakan bagaimana nasib dirinya nanti hingga memutuskan untuk berhenti dan mencoba hal lain. Dengan keputusannya itu, ia pun membulatkan tekad untuk mengakhiri keterlibatannya dalam Arrested Development.
Rossi telah mengungkapkan kepada produser Arrested Development Mitch Hurwitz soal keputusannya berhenti akting. Namun, sang produser saat itu memiliki rencana lain untuknya.
"Saya menelepon Mitch Hurwitz sebagai penggagas Arrested Development, dan saya berkata, 'Jika ada musim lima, saya tidak akan melakukannya karena saya berhenti berakting.' Dan dia kelihatannya benar-benar mengerti," katanya.
"Kami memiliki percakapan menarik, lalu dia menulis karakter saya ke dalam lima episode! [Saya] tak tahu bagaimana itu terjadi," lanjutnya.
Kini, Rossi dilaporkan tengah berfokus pada pengembangan bisnis barunya, sebuah usaha seni bernama General Public, di mana dia berkolaborasi dengan seniman untuk menciptakan karya asli mereka sebagai synographs atau cetakan bertekstur dan menjualnya secara online dan langsung kepada konsumen.