Itu termasuk Fiore Sang Penjelajah, Ekspedisi Antariksa, Space Lover dan Lots of Lust.
"Saya suka banget dengan segala hal tentang fiksi ilmiah, seperti film 2001: A Space Odyssey (1968) dan film-film Star Wars," kata Robot Visco kepada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Rabu (23/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Robot Visco menjelaskan, setiap lagunya punya cerita yang berbeda. Ada tentang perjalanan spiritual, kebebasan seseorang sampai cerita fiksi cinta di antariksa. Semua lagu itu merupakan ekspresi dari pengalaman yang ia lalui.
Materi mini album Volume 1 sudah ia kerjakan sejak tahun 2013. Kala itu ia hanya merekam lagu dan tak pernah menjadi album.
Ia mengaku terinspirasi dari Davied Bowie, Krafwerk, Erasure dan sejumlah musisi bergenre new wave untuk mini albumnya kali ini. Mini album itu pun mengusung genre yang sama.
Robot Visco bermusik sejak tahun 2003 dengan membentuk band bersama teman kuliah dengan nama Visco. Kemudian pada 2007 sampai 2017 ia sempat menjadi kibordis The Upstairs.
Kini ia menjajal membuat mini album dengan namanya sendiri. (rsa)