"Apa maksudnya [panggilan gadis pesta]?" kata Lohan dalam wawancara dengan Emirates Woman.
"Saya amat tidak nyaman dengan kata itu, 'pesta'. Orang-orang masih terjebak di masa lalu, akan cerita-cerita yang pernah saya alami di Los Angeles. Dan saya membencinya. Itu semua bohong," lanjut Lohan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan bintang cilik yang telah menetap di Dubai selama beberapa tahun terakhir itu juga mengatakan ia kini tengah menikmati kehidupan dirinya yang lebih privat di kota tersebut.
"Saya pindah ke sini untuk tujuan tersebut, saya tidak harus terlihat di mata publik sepanjang waktu atau mendiskusikan apa yang tengah saya kerjakan," kata Lohan.
"Saya bekerja sepanjang waktu. Pikiran saya tak bisa berhenti," katanya semangat.
Namun bukan berarti Lohan tak tahu gosip yang sedang beredar tentang dirinya. Ia mengaku masih kerap mendengar selentingan kabar yang beredar tentang dirinya walau tak lagi berada di Amerika Serikat.
[Gambas:Instagram]
"Orang-orang mengatakan hal yang bahkan tidak terjadi. Mereka mengarangnya. Seseorang mengirimi saya surel kemarin dari Amerika, mengatakan, 'Oh saya dengar kau menikah di Dubai'. Lalu saya bilang 'wah itu berita. Siapa laki-laki beruntung itu?'," kata Lohan.
Lindsay Lohan pun mengakui bahwa obsesinya akan privasi kadang membuat dia merasa berlebihan dan paranoia. Dikabarkan ET, ia mengaku kadang merasa diawasi ketika melihat sekelilingnya. Namun ia sadar itu buah dari obsesinya tak akan privasi. (end)