Hannes Halldorsson, Sutradara Film 'Horor' bagi Lionel Messi

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Minggu, 17/06/2018 15:55 WIB
Hannes Halldorsson, Sutradara Film 'Horor' bagi Lionel Messi Selain sebagai pemain sepak bola profesional di posisi penjaga gawang, Hannes Halldorsson memiliki sampingan sebagai sutradara. (REUTERS/Albert Gea)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kiper timnas Islandia Hannes Halldorsson kembali menjadi buah bibir di lapangan hijau akibat aksi belakangan menjadi perbincangan berkat aksi memukaunya sebagai penjaga melawan Argentina pada laga Piala Dunia 2018 Grup D di Stadion Spartak, Moskow, Rusia, Sabtu (17/6) lalu. Laga itu berakhir 1-1.

Dia berhasil menghalau tendangan penalti dari bintang Argentina, Lionel Messi. Berkat aksinya tersebut, Halldorsson pun disebut-sebut sebagai penyelamat Islandia dalam Piala Dunia 2018 ini.

Total 11 tembakan dilepas bintang Barcelona ke arah gawang yang dikawal Halldorsson, namun tak ada satu pun berbuah gol. Itu seolah mengulang prestasi Halldorsson saat berhadapan dengan rival Messi, Cristiano Ronaldo, dalam Piala Eropa 2016. Kala itu, saat Islandia bertemu Portugal di fase grup, Halldorsson pun menghadapi 11 tembakan Ronaldo namun tak ada satu pun yang berbuah gol.



Namun, di balik aksi gemilangnya, kiprah kiper yang sehari-hari bermain di klub Denmark, Randers FC itu memiliki pekerjaan lain yang menarik. Pria kelahiran Reykjavik pada 1984 silam itu memiliki profesi lain sebagai sutradara.

Dikutip dari laman IMDB, Halldorsson diketahui telah tercatat mengarahkan sejumlah serial film pendek dan video.

Pada 2012, pria berusia 34 tahun ini bertugas sebagai asisten sutradara untuk video musik lagu berjudul Never Forget yang dinyanyikan Greta Salome dan Jonsi. Video musik dan lagu itu dikirimkan sebagai perwakilan dari Islandia untuk kompetisi Eurovision Song Contest.

Pada tahun yang sama, ia juga menjadi asisten sutradara untuk film dokumenter berjudul Hrafnhildur- heimildarmynd um kynleiðréttingu.

Hannes Halldorsson berhasil mengadang bola yang ditendang Lionel Messi dari titik penalti. (REUTERS/Albert Gea)


Film ini menceritakan tentang seorang anak laki-laki dari Islandia yang sejak remaja meyakini dirinya adalah seorang perempuan. Remaja itu kemudian dihadapkan dengan pilihan untuk mengakhiri hidupnya atau mengubah jenis kelaminnya.

Halldorsson juga diketahui sempat terlibat dalam sejumlah film dokumenter lainnya, dan juga iklan Coca Cola yang digunakan sebagai iklan resmi Piala Dunia 2018.

Momen di tengah pengambilan gambar iklan itu sempat dibagikan Halldorsson lewat akun media sosialnya pada 13 Juli silam.



Kiprahnya di dunia film bukan hanya berada di balik layar. Dalam film dokumenter berjudul Inside a Volcano (2016) ia memerankan karakter sebagai dirinya sendiri.

Film itu menceritakan tentang latar kehidupan para pesepakbola Islandia dari awal perjalanan mereka hingga menuju impian masa kecil terlibat dalam Liga Eropa 2016.

Sebelum menjadi pesepakbola profesional, mengutip ESPN, perusahaan tempat Halldorsson bekerja yakni SagaFilm turut menjanjikan padanya bahwa dia dapat kembali setelah kariernya di dunia olahraga berakhir. Setelah Piala Dunia 2018, merujuk situs Transfermarkt, Halldorsson saat ini terikat kontrak dengan Randers FC hingga 30 Juni 2019.

(kid/kid)


ARTIKEL TERKAIT