Seorang sumber keluarga Jackson mengofirmasi kepada Entertainment Tonight, Minggu (1/7), bahwa satu upacara pelayanan digelar untuk publik dan yang lainnya dilakukan secara tertutup untuk kerabat dan keluarga dekat.
Kedua acara itu dilaporkan akan berlangsung Senin (2/7) ini di Los Angeles, Amerika Serikat. Namun tempat dan waktu belum diungkap ke publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Joe meninggal dunia pada usia 89 tahun setelah berjuang melawan kanker. Kepergiaannya itu sekaligus melepas tugas sebagai pemegang kekuasaan dari keluarga musik paling terkenal dalam sejarah modern.
Sebagai ayah Michael dan Janet Jackson, Joe dikenal amat berpengaruh terhadap dua bintang pop terbesar dalam sejarah musik itu. Belum lagi sembilan anak Jackson lainnya yang juga berkecimpung dalam musik.
Bahkan, diberitakan ET, ia mengakui menggunakan tali pada anak-anaknya dan mengatakan, "Itu membuat mereka keluar dari penjara dan membuat mereka tetap benar."
Namun setelah kematiannya, Joe dikenang oleh anak-anak dan cucu-cucunya karena kekuatan dan warisan musik yang ia tinggalkan.
"Kau adalah Jackson sejati yang pertama. Legenda yang memulai semuanya," tulis Paris Jackson tentang kakeknya.
"Kau adalah orang terkuat yang saya tahu. Pekerjaan selama kau hidup akan tertulis dalam sejarah, begitu juga dirimu, sebagai salah satu patriarki terbesar yang pernah ada," kata Paris.
"Aku akan menghargai setiap momen bersamamu, sampai aku mati, terutama saat-saat terakhir kita." lanjutnya. (end)