Tiga Musisi Indie Terlibat 'Proyek Bahaya Laten'

Aris Setyawan, CNN Indonesia | Selasa, 10/07/2018 12:06 WIB
Tiga Musisi Indie Terlibat 'Proyek Bahaya Laten' Embrio Proyek Bahaya Laten mulai muncul saat ketiga musisi tersebut kerap kali tampil dalam pertunjukan yang sama. (dok Yose Riandi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tiga musisi yang bergerak di jalur independen, yakni Sisir Tanah, Jason Ranti, dan Iksan Skuter terlibat dalam sebuah proyek musik mandiri bertajuk Proyek Bahaya Laten. Dalam proyek tersebut, ketiga musisi berkolaborasi bertukar karya dan ide untuk kemudian dikemas menjadi sebuah album musik.

"Ide untuk berkolaborasi dalam proyek ini sudah digulirkan sejak awal 2018. Pelan-pelan, ide tersebut menemukan bentuk. Satu demi satu rencana yang disusun akan dicoba untuk diwujudkan," jelas Felix Dass, manajer Proyek Bahaya Laten dalam siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (10/7).

Embrio Proyek Bahaya Laten mulai muncul saat ketiga musisi tersebut kerap kali tampil dalam pertunjukan yang sama. Ide tersebut akhirnya berkembang menjadi gagasan untuk membuat album kolaborasi. Mereka kemudian sepakat untuk mencuplik nama Proyek Bahaya Laten dari salah satu tema lagu milik Jason Ranti.


"Istilah itu kemudian disepakati karena secara literal kami memang sedang menciptakan sebuah bahaya yang laten dan menyenangkan," imbuh Felix Dass.


Ketiga musisi tersebut berasal dari tiga kota yang berbeda, yakni Malang (Iksan Skuter), Yogyakarta (Sisir Tanah), dan Jakarta (Jason Ranti). Meski begitu, ini tidak menjadi halangan untuk mereka berkolaborasi.

Proses rekaman proyek ini diselenggarakan di Studio Lokananta yang berada di Surakarta, Jawa Tengah. Proses rekaman di salah satu studio rekaman tertua di Indonesia ini telah dilakukan pada Mei silam. Mereka hanya membutuhkan waktu dua hari untuk merekam seluruh materi lagu.

Jika tidak ada aral merintang, album hasil kolaborasi tersebut akan dirilis akhir tahun ini.

[Gambas:Youtube]

Menurut Felix, ada banyak misi yang diusung dalam perjalanan kolaborasi ini.

"Tak hanya berbagi kegelisahan yang sama, kolaborasi ini juga menjadi upaya untuk memberikan pandangan alternatif bahwa musisi bisa saling berbagi karya dan saling mengapresiasi dalam kolaborasi yang dilakukan secara mandiri, dalam arti tidak bergantung pada sponsor besar. Selain itu, mereka juga memiliki rencana untuk mengadakan tur mandiri pada akhir tahun nanti," pungkas Felix.


Sebelum terlibat dalam proyek musik bersama ini, ketiga musisi tersebut telah memiliki album solo masing-masing. Sisir Tanah dan Jason Ranti telah merilis album perdananya pada 2017. Sedangkan Iksan Skuter telah meluncurkan tujuh album musik. Ketiganya kerap kali mengangkat isu sosial dalam karya mereka. (stu)


ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA