Video dibuka dengan adegan Aruna (diperankan Dian Sastrowardoyo) tengah memasak makanan di dapur.
"Makanan itu punya kekuatan yang sama dengan alam semesta, dia menghubungkan kita dengan banyak orang, dia juga melahirkan banyak kemungkinan baru," ujarnya bernarasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelahnya, adegan pun berganti dengan kemunculan Bono (Nicholas Saputra) yang mengajak Aruna untuk pergi berburu kuliner. Dia menyebut telah punya daftar tempat makan yang ingin dikunjungi.
"Hidup itu kayak makanan, dalam satu piring ini lo bisa ngerasain pahit sepahit pahitnya. Asin seasin-asinnya kalau makannya sendiri-sendiri," ujar Bono berpendapat.
Sementara Farish punya pendapat lain. Baginya, "Makanan ya makanan, buat gue yang penting kenyang."
[Gambas:Youtube]
Kisah yang diadaptasi dari buku berjudul sama karya Laksmi Pamuntjak ini bercerita tentang Aruna yang dipertemukan tiga sahabat saat investigasi flu burung. Ia bekerja di salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bidang kesehatan.
Diwarnai sejumlah masalah selama investigasi, mereka menjajal kuliner dari daerah yang dikunjungi. Pertualangan mereka menjadi menarik karena empat orang tersebut memiliki karakter yang berbeda.
Film ini mengambil latar di Surabaya, Pamekasan (Madura), Pontianak dan Singkawang. Sejumlah kuliner dari daerah tersebut pun disebut akan ikut ditonjolkan.
Sang sutradara Edwin menyatakan bahwa dirinya mengadopsi 60 persen cerita dari buku dan menggunakan latar waktu masa kini.
Aruna dan Lidahnya dijadwalkan tayang pada September mendatang. (arse)