Bertepatan dengan Hari Anak Nasional, Baim berkolaborasi dengan dua putrinya, Abbey dan Zoe. Itu terlihat dari dari video musik, di mana Baim mengajak putrinya ikut terlibat.
Di awal, dikisahkan Abbey bersedih karena gagal lolos sebuah audisi. Dia kemudian mendapatkan dorongan semangat dari sang adik, Zoe agar tak berputus asa. Mereka pun akhirnya bergembira bersama di sebuah taman dengan anak-anak lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Silih berganti, anak-anak itu menuliskan cita-cita mereka di masa depan. Abbey dan Zoe pun ikut-ikutan. Abbey ingin menjadi penyanyi, sementara Zoe ingin menjadi alien.
Lagu Pelangi Usai Hujan (Wasowekete is a Waluwa) merupakan persembahan Baim di Hari Anak Nasional, demi berkontribusi mengatasi sedikitnya jumlah lagu anak di era millennial ini.
[Gambas:Youtube]
Pelangi Usai Hujan (Wasowekete is a Waluwa) juga telah menjadi bagian dalam album solo Baim yang dirilis November tahun lalu dan diberi judul Wasowekete is a Waluwa.
Kata-kata itu disebut merupakan celotehan Zoe sewaktu berumur 2 tahun, yang kerap menyebut kalimat tersebut ketika hujan datang, lalu mereda dan muncul pelangi sesudahnya.
"[Itu] menjadi semacam 'magic words' yang dijadikan judul album solonya. Dan akhirnya jika difilosofikan 'Wasowete is a Waluwa' mengandung arti sebuah harapan dan optimisme yang menggambarkan bahwa seberat apa pun masalah yang kita hadapi, percayalah bahwa semua akan usai dan berakhir dengan bahagia," demikian tertulis dalam keterangan lebih lanjut.
[Gambas:Instagram]
Pelangi Usai Hujan (Wasowekete is a Waluwa) diciptakan oleh Baim sendiri. Sang istri, Artika Sari Devi juga membantu menulis liriknya.
Masih hari ini, lewat unggahan di akun Instagram, Baim sempat memberi pesan khusus soal peringatan Hari Anak Nasional. "Hari yang seharusnya dirayakan setiap hari. 'Tak ada yang boleh padamkan mimpimu dan teruslah 'tuk percaya...' Selamat Hari Anak Nasional 2018."