Jennifer Aniston: Saya Tidak Patah Hati

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Kamis, 02/08/2018 09:29 WIB
Jennifer Aniston: Saya Tidak Patah Hati Jennifer Aniston akhirnya buka suara soal kehidupan pribadinya usai cerai dari Justin Theroux, kekerasan dari sesama wanita, dan ide untuk pergi dari Hollywood. (REUTERS/Mario Anzuoni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah berpisah dengan Justin Theroux pada Februari lalu, Jennifer Aniston bak lenyap ditelan Bumi. Kini, ia buka suara. Bukan hanya tentang kehidupan pasca bercerai, tapi juga tanggapannya soal omongan orang.

Jennifer mengungkapkan pengalaman dan perasaan dirinya tersebut kepada sahabatnya sekaligus istri Jimmy Kimmel, Molly McNearney yang kemudian menjadi tajuk utama dari majalah InStyle edisi September.

"Jelas ada sejumlah momen merasa tidak seimbang dan tenang, tapi saya menjalani itu semua dalam ruang pribadi saya," kata Aniston.


"Hal yang paling saya nikmati dan bisa tertawa karena pemberitaan media adalah karena mereka semakin tidak masuk akal," lanjutnya.


"Saya rasa mereka memberikan apa yang memang masyarakat inginkan, namun saya fokus pada pekerjaan saya, teman-teman saya, peliharaan saya, dan bagaimana kita bisa membuat dunia menjadi lebih baik," kata bintang serial Friends ini.

"Sisanya, simpan jauh-jauh makanan cepat saji," tambahnya.

Aniston juga mengungkapkan pemikirannya soal anggapan orang selama ini, bahwa dirinya tak dapat bisa bertahan lama saat menjalin hubungan bersama seseorang.

Ia menyadari anggapan tersebut menggelinding bak bola liar di luar ruang pribadinya. Mantan kekasih Brad Pitt ini mengaku tak terlalu khawatir soal anggapan yang ia sebut salah paham itu.

"Ada kesalahpahaman bahwa 'Jen tidak bisa mempertahankan hubungan' dan 'Jen menolak memiliki anak karena dia egois dan fokus pada kariernya' atau bahwa saya sedih dan patah hati," kata Aniston.


"Pertama, dengan segala hormat, saya tidak patah hati. Dan kedua, itu asumsi sembrono. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi di balik pintu rumah saya. Tidak ada yang sadar bahwa hal tersebut begitu sensitif bagi saya dan pasangan saya," lanjutnya.

"Mereka tidak tahu apa yang telah saya lalui baik secara medis dan psikis. Ada sebuah tekanan pada wanita untuk menjadi ibu, dan bila mereka bukan seorang ibu, kemudian mereka dianggap barang rusak," kata Aniston.

"Mungkin tujuan saya di dunia ini adalah bukan untuk menjadi orang tua. Mungkin ada hal lain yang mesti saya lakukan?" lanjutnya.

Aniston kemudian menegaskan bahwa 'tuntutan' dirinya yang seorang wanita untuk memiliki anak dan menjadi ibu telah ia rasakan sebagai bentuk seksisme lain pada kehidupannya.

Jennifer Aniston bercerai dari Justin Theroux pada Februari lalu, setelah menikah sejak Agustus 2015.Jennifer Aniston bercerai dari Justin Theroux pada Februari lalu, setelah menikah sejak Agustus 2015.(REUTERS/Mario Anzuoni)

Aniston mengaku 'kenyang' menjadi bulan-bulanan media. Ia sudah paham kehidupan cintanya akan menjadi sorotan publik. Namun ia menuntut kesamaan.

"Ketika sebuah pasangan di Hollywood berpisah, wanita yang dicemooh. Wanita itu ditinggal dalam kondisi sedih dan sendirian. Dialah penyebab kegagalan itu. F*** that," kata Aniston.

"Kapan terakhir kali Anda membaca tentang pria yang bercerai, tak memiliki anak, lalu disebut sebagai perjaka tua?" seloroh Aniston.

Hengkang dari Hollywood

Aniston juga berbicara tentang tren perkembangan gerakan sosial Me Too dan Time's Up di Hollywood. Kala ia mengatakan "mengalami hal bodoh" oleh aktor lain, dia memastikan bahwa dirinya tak akan terpengaruh oleh hal tersebut.

Namun ia punya pengakuan lain yang lebih mengejutkan.

"Saya tidak pernah membiarkan siapa pun memiliki kekuatan untuk membuat saya tidak nyaman dan memanfaatkannya," kata Jennifer Aniston.

"Saya pernah diperlakukan lebih buruk baik secara verbal maupun energi oleh sejumlah wanita di industri ini." lanjutnya, dikutip dari ET.

Jennifer Aniston sempat berpikir untuk hengkang dari Hollywood.Jennifer Aniston sempat berpikir untuk hengkang dari Hollywood. (REUTERS/Mario Anzuoni)

Jennifer Aniston juga mengakui satu hal yang mengejutkan: ia pernah berpikir untuk hengkang dari Hollywood. Ia mengaku sempat berpikir untuk pindah ke Swiss dan memulai kehidupan baru di sana.

Namun ia mengurungkan hal tersebut dan berpikir ulang mengenai tujuan hidupnya. Aniston mengaku sering melakukan introspeksi diri tentang kehidupannya sendiri.

"Setiap tujuh tahun saya mencoba merangkum apa yang telah saya lakukan dan apa yang saya ingin fokuskan. Saya mencoba untuk membuat pilihan yang lebih baik," kata Aniston.

"Saya melewati sebuah periode menyetujui sebuah proyek yang harusnya tidak saya lakukan, namun saya merasa apa saya berani untuk mengatakan tidak? Kini saya mencoba melakukan lebih baik untuk menolak sesuatu dan terlibat dalam sesuatu yang memang penting untuk saya," lanjutnya. (end)