Keputusan tersebut berdasarkan permintaan dari Dewan Kota Los Angeles dan Hollywood Chamber of Commerce, seperti diberitakan CBS Los Angeles. Anggota Dewan Kota West Hollywood John Duran turut menyatakan hal tersebut melalui akun Twitternya.
Kedua lembaga itu mengajukan permohonan tersebut lantaran "beragam aksi Trump yang menyudutkan perempuan dan aksi lain yang tidak sesuai dengan nilai dari Kota West Hollywood, wilayah Los Angeles, California, dan Amerika Serikat."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Namun sejak beragam kontroversi ucapan maupun kebijakan Trump memimpin Amerika Serikat, teror terhadap plat kehormatan tersebut bermunculan.
Beberapa kali, tanda bintang tersebut dirusak oleh sejumlah pihak dan dua kali dihancurkan secara total. Aksi penghancuran terakhir kali terjadi pada bulan lalu oleh seroang pria.
Austin Clay, si penghancur bintang Donald Trump tersebut dikenakan penalti berupa uang jaminan sebesar US$20 ribu atau sekitar Rp288 juta.
Sedangkan jelang 100 hari menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat, bintang tersebut dicoret lagi dan diberi hinaan 'F*ck Trump'.
Padahal, bintang tersebut adalah yang terbaru setelah sebelumnya lambang penghormatan untuk Donald Trump itu dirusak redam oleh palu godam pada Oktober 2016.
[Gambas:Instagram] (end)