Peristirahatan terakhirnya terletak di samping makam keluarga di Pemakaman Woodlawn.
Dikutip dari AFP, para penggemar 'Queen of Soul' ini dapat memberikan penghormatan sebelum ia dimakamkan pada 28-29 Agustus 2018 di Museum Sejarah Afrika-Amerika Charles H. Wright. Pihak publikasi Aretha, Gwendolyn Quinn berkata kunjungan akan berlangsung selama 12 jam per hari.
Aretha mengembuskan napas terakhir pada Kamis (16/8) di usia 76 tahun akibat kanker pankreas. Penyanyi ini telah menorehkan beragam prestasi termasuk 18 kali memenangi Grammy Award. Gaya bernyanyinya juga banyak memberikan pengaruh pada penyanyi-penyanyi lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Jumat (17/8) para fan juga melakukan penghormatan dengan meletakkan berbagai benda kenangan akan dirinya di depan gereja milik sang ayah, Gereja Baptis Bethel dan kemudian berlanjut di luar Museum Motown. Sepanjang akhir pekan, fan memutar lagu-lagunya dan menyediakan buku duka.
Lihat juga:Phil Collins Beri Syarat Reuni Genesis |
"Kami semua sedih dan patah hati karena kepergiannya, tapi orang-orang berbondong-bondong ke museum. Dia tampil pada malam ulang tahun pernikahan kami ke-20 dan itu sangat fenomenal, pertunjukan fenomenal. Sehingga kami memberikan penghormatan," ujar Sheila Spencer, manajernya.
Ia dan sang istri, Michelle menyebut Aretha membantu pembentukan identitas Amerika Serikat.
"Tiap kali ia bernyanyi, kami terberkati dengan secercah pencerahan," ucap Obama.