Berdasarkan data terbaru, film itu telah mengumpulkan pendapatan sebesar US$34 juta atau sekitar Rp496 miliar hanya dengan lima hari penayangan di lebih dari tiga ribu bioskop.
Angka tersebut pun telah melampaui bujet film sebesar US$30 juta atau sekitar Rp437 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perolehan itu mampu mengalahkan pesaing dari sesama rumah produksi Warner Bros, The Meg yang hanya mendapat US$21,5 juta atau Rp313 juta dalam rentang waktu sama.
Antusiasme besar akan film ini dilaporkan berkat kritik baik berupa nilai hingga 93 persen di laman agregator Rotten Tomatoes.
Sedangkan menurut Kepala Distribusi Domestik Warner Bros, Jeff Goldstein, kesuksesan Crazy Rich Asians berkat pesan berantai dari 'mulut ke mulut.'
"Film ini sangat signifikan secara kultural dan unik karena belum ada pemeran yang didominasi orang Asia [dalam beberapa tahun]," kata Goldstein.
Dengan pendapatan di pekan awal, Crazy Rich Asians juga menjadi film komedi romantis pertama yang memperoleh lebih dari US$20 juta dalam pekan debut.
Capaian itu diperoleh hampir tiga tahun sejak film yang dibintangi Amy Schumer, Trainwreck (2015).
Dalam beberapa tahun terakhir, genre ini dilaporkan Variety memang tengah berjuang di box office.
Sebelumnya film-film di genre ini hanya mampu bertahan di angka tertinggi US$16 juta seperti yang didapat film I Feel Pretty pada awal tahun ini.
Menyusul di bawah Crazy Rich Asians dan The Meg, box office pekan ini turut diisi Mile 22 yang justru di bawah perkiraan.
[Gambas:Youtube]
Film yang dibintangi Iko Uwais ini hanya memperoleh US$13,6 juta atau Rp198,3 miliar di 3.482 bioskop. Angka itu masih cukup jauh dari budget produksi sebesar US$30 juta hingga US$50 juta.
Lainnya ada film baru Alpha yang memulai debut dengan US$10,5 juta di 2.719 bioskop. Mission: Impossible - Fallout pun masih bertahan di lima besar box office.
Crazy Rich Asians merupakan film yang diadaptasi dari novel laris bertajuk senada dan mengisahkan perjalanan Rachel Chu (Constance Wu) yang menemani kekasihnya, Nick Young (Henry Golding) ke pernikahan sahabatnya di Singapura.
Dalam perjalanan itu, Chu menemukan fakta bahwa kekasihnya selama ini berasal dari salah satu keluarga terkaya di Singapura. (end)