Minaj sebelumnya mengumumkan pada Kamis (23/8) bahwa dirinya memundurkan tanggal turnya, NickiHndrxx di Amerika Utara dengan alasan evaluasi elemen pribadi tur tersebut.
Tur itu mestinya dimulai pada 21 September mendatang di Baltimore, Maryland. Namun Minaj kemudian memundurkannya hingga Mei 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini, melalui acaranya sendiri di radio Beats 1 baru-baru ini, Minaj menuduh Azoff telah menyabotase turnya dengan menyebarkan isu bahwa penjualan tiket tur itu tidaklah laku.
"Dan saya akan mengatakan kepada Anda mengapa. Diduga, ia mencoba untuk melakukan kampanye kotor atas tur saya, dan menghubungi orang di media untuk menyebarkan hal negatif tentang tur saya," lanjutnya.
Minaj juga sempat menyebut bahwa Azoff memiliki pengaruh di laman penjualan tiket, Ticketmaster. Azoff pernah menjadi CEO Ticket Master dan Live Nation hingga mengundurkan diri lebih dari lima tahun lalu.
Lihat juga:Tiket Tak Laku, Nicki Minaj Tunda Tur Konser |
Irving Azoff sendiri merupakan eksekutif di bidang hiburan dan pendiri Full Stop Management yang membawahi sejumlah artis ternama, seperti Harry Styles, Christina Aguilera, Thirty Seconds to Mars, Gwen Stefani, Bon Jovi, termasuk Travis Scott.
"Semoga Tuhan bersamamu, Irving. Menjijikkan melihat apa yang telah orang-orang seperti ini lakukan kepada Anda secara sistematis," kata Minaj.
Variety mengabarkan telah mencoba mengontak perwakilan Azoff, namun belum mendapatkan tanggapan.
Sebelum menuduh Irving Azoff atas pemunduran tanggal turnya, Minaj sudah 'marah-marah' atas pemberitaan media yang menyebutkan konsernya batal.
"Saya tidak membatalkan apapun," kata Minaj dalam omelan panjangnya di akun media sosial Instagram.
[Gambas:Instagram] (end)