Atas tindakan kontroversial itu, pihak keluarga ingin Lohan tetap dekat dan hidup bersama di New York. Kendati demikian, ada beberapa kerabat lainnya yang merasa New York bukan kota yang tepat untuk seorang Lindsay Lohan.
Melansir dari ETOnline, perempuan berusia 32 tahun ini memang memutuskan untuk tinggal di luar Amerika Serikat untuk membantunya keluar dari rasa tersiksanya hidup di bawah sorotan kamera paparazzi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disampaikan melalui sang humas, Hunter Frederick, permintaan ini dirasa cukup sulit dilakukan sebab Lohan telah memiliki banyak proyek pekerjaan di luar Amerika.
Dalam video yang ramai dibicarakan itu, Lohan memang menunjukkan tindakan yang kurang wajar. Ia terlihat mendekati sebuah keluarga pengungsi Suriah di sebuah jalan di Rusia. Kemudian, Lohan menawarkan bantuan berupa sebuah kamar hotel untuk tempat tinggal keluarga ini.
Meski tak jelas apakah keluarga pengungsi dapat memahami maksud Lohan yang kala itu berbicara dalam bahasa Inggris, mereka akhirnya pergi meninggalkan mantan tunangan Dmitry Tarabasov ini. Respon ini rupanya memancing kemarahan Lohan yang menuduh pasangan itu mengeksploitasi anak-anak mereka.
Bahkan saat ia mencoba menahan salah satu anak keluarga tersebut, sang ibu sempat mendorong Lohan dan berakhir dengan tangisan Lohan yang merasa sangat prihatin.
Pasca tuai kontroversi, video live yang berdurasi sekitar 10 menit itu telah dihapus dari akun Instagram resmi Lindsay Lohan. (rea)