Akun Bot Diduga Serang 'Venom' di Dunia Maya

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 04/10/2018 20:37 WIB
Akun Bot Diduga Serang 'Venom' di Dunia Maya Sejumlah akun di media sosial menyerang 'Venom' dengan ulasan buruk dan mengunggulkan film 'A Star Is Born' yang dibintangi Lady Gaga. (Dok. Sony Pictures Entertainment via youtube)
Jakarta, CNN Indonesia -- Baru sehari tayang, film Venom sudah mendapat serangan di dunia maya. Sejumlah akun Twitter mengicaukan ulasan singkat bahwa Venom film yang jelek.

Kicauan itu diduga bot karena hampir setiap akun mengicaukan kalimat yang sama. Pun sampai peletakkan tanda baca titik dan koma sama.

Kicauan itu berhasil diabadikan oleh pengguna akun @AtomicSpidey. Ia mengunggah tangkapan layar yang berisi kicauan sejumlah bot.



"I am the biggets marvel fan but I just watched Venom and I don't know what to say. Easily the worst movie this year. I expected so much better and how I'm just disappointed," kicau sejumlah akun.

Diberitakan The Guardian, bukan hanya memberikan ulasan negatif Venom, sejumlah bot lain menyatakan lebih baik menonton film A Star Is Born. Film drama musikal itu merupakan film garapan ulang dari film bertajuk sama rilisan 1937.



Film ini disutradarai, ditulis dan diproduseri oleh Bradley Cooper. Penyanyi Lady Gaga turut berperan dalam film yang tayang perdana di Venice pada 31 Agustus lalu dan akan rilis serentak di AS pada bulan ini.

"Just got out of a Venom preview.. Thakfully it was free. Worst two hours of my life. I will be taking my wife to see Lady GaGa's new movie #AStarIsBorn with Bradley Cooper on Friday. Their song Shallow is great..," kicau sejumlah akun.


Venom sendiri bercerita tentang jurnalis Eddie Brock (Tom Hardy) yang terpapar alian berbentuk cairan yang disebut symbiote. Ketika bersatu menjadi satu tubuh mereka disebut Venom.

Dalam film 112 menit ini tidak banyak adagen laga seperti film pahlawan super kebanyakan. Kurang lebih sebanyak 70 persen berisikan adegan dialog yang menjelaskan apa, siapa dan bagaimana Venom ada.

Kisah Venom yang sebenarnya merupakan alien diungkapkan secara perlahan. Pengungkapan itu berawal dari investigasi Eddie pada perusahaan yang dipimpin Carlton Drake (Riz Ahmed). (adp/end)