"Bond itu laki-laki. Ia ditulis sebagai laki-laki dan saya rasa akan tetap terus menjadi seorang laki-laki," ujar Dana.
Lihat juga:Film 'Bond 25' Telah Temukan Sutradara Baru |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tak perlu mengubah karakter laki-laki menjadi perempuan. Kami akan ciptakan lebih banyak karakter perempuan dan membuat cerita yang memang cocok dengan karakter tersebut," jelas perempuan berusia 58 tahun tersebut.
Meski demikian, banyak pula yang sepakat dengan pendapat Dana perihal pergantian gender tokoh di sebuah film atau serial televisi. Dalam kolom komentar artikel yang dirilis Entertainment Weekly perihal kabar ini, banyak warganet yang merasa ide menciptakan karakter baru dengan kisah yang baru pula menjadi lebih menarik dibandingkan pergantian gender semata.
Tak berhenti sampai di situ, para warganet juga merasa ekspansi agen kode 00 selain James Bond menjadi hal yang dinanti-nanti.
Craig David akan berperan sebagai Bond untuk terakhir kalinya pada Bond 25. Film ini pun sempat mengalami penundaan perilisan dari November 2019 menjadi Februari 2020 yang disebabkan keluarnya sang sutradara awal, Danny Boyle. Berhentinya Boyle sebagai sutradara disebabkan perselisihannya dengan sang aktor utama terkait pemilihan pemeran yang terlibat di dalam produksi film ini. (rea)