Dalam Westwew, ia bekerja sama dengan seorang produser Prancis bernama Frozen Jazz, dengan tetap mempertahankan gaya old school, membicarakan masalah sehari-hari yang nyata. Lagu ini dikemas sedemikian rupa memakai sound new wave digabung chill boombap beat.
Menurut Tuan Tigabelas dalam press rilis yang diterima CNNIndonesia.com, sejatinya Westwew adalah nama label yang membawahi dirinya dan bandnya. Nama itu dipakainya sebagai judul lagu sebagai ungkapan rasa syukur atas asal-muasal diri dan keberadaan kawan-kawannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Telah merilis sejumlah single, Tuan Tigabelas dikenal tidak hanya bersama bandnya R.E.P. Ia juga banyak berkolaborasi dengan penyanyi atau produser lain, seperti 27th Club bersama JRSCK, band High Theraphy, sampai Aura Kasih dan PeeWee Gaskins.
Hip-hop adalah genre musik yang berasal dari Amerika Serikat, berkembang dan meluas pada era 70an sebagai salah satu bentuk perlawanan terhadap musik disko. Dalam prosesnya, rap, DJ, scratch, penggunaan turntables, tarian breakdance dan grafiti menjadi bagian dari kultur ini.
Di era 1990-an, hip-hop pernah meramaikan Indonesia. Nama Iwa K jadi salah satu pelopor, dilengkapi album semacam Pesta Rap 1 dan Pesta Rap 2. Setelah itu, hip-hop seperti tenggelam, walaupun sebenarnya tak pernah benar-benar hilang. Para pelaku yang minoritas jumlahnya menjadi salah satu penyebab, seperti Saykoji, JFlow dan Yacko.
Di ranah bawah tanah, masih ada Homicide, unit yang sangat disegani sampai sekarang. Kemudian kehadiran Jogja Hip-Hop Foundation pun tak bisa diremehkan, hingga akhirnya, genre ini kembali menarik perhatian, di antaranya melalui Rich Brian serta kontroversi Young Lex. Dan akhirnya,
Tuan Tigabelas dikabarkan sedang fokus menggarap album debut yang direncanakan rilis pada akhir tahun ini.
[Gambas:Youtube] (rea/rea)