Ternyata sutradara Joko Anwar juga kepincut dengan konsep itu. Sineas yang tengah menggarap film Gundala itu berjanji akan mengembangkan jagat Sinema Gundala.
"Memang akan dijadikan pintu untuk membuat lebih banyak lagi. Bagi penggemar Gundala, kalian akan senang karena akan banyak karakter yang muncul," kata Joko di ajang Indonesia Comic Con 2018, Jakarta Convention Center, Jakarta Selatan, Minggu (28/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam komik diceritakan Gundala awalnya merupakan seorang insinyur bernama Sancaka. Ia berambisi mencari serum antipetir. Alih-alih menemukan serum, Sancaka malah tersambar petir.
Pada tahun 1996, Gundala muncul bersama tiga pahlawan super lain dalam komik Patriot. Tiga pahlawan super tersebut adalah Maza (karya Hasmi), Aquanus (karya Widodo Noor Slamet) dan Godam (karya Widodo Noor Slamet).
Joko tidak menjelaskan secara rinci mengenai Jagat Sinema Gundala. Pun karakter, ia baru mengumumkan empat, yaitu Sancaka alias Gundala (Abimana Aryasatya), Wulan alias Merpati (Tara Basro) dan Pengkor (Bront Palarae).
Joko melanjutkan "Karakter lain rilis bulan berikutnya, tunggu saja. Kalau keluarkan 24 karakter kehabisan promo."
Sutradara berusia 42 tahun ini mengatakan sudah belajar perlahan-lahan membuat jagat sinema dengan melihat kesalahan pada film-film yang pernah ia saksikan. Menurutnya saat ini banyak sekali film yang memaksakan kemunculan karakter agar bisa membuat jagat sinema. (adp/ayp)