"Prince orang yang jenius, bahagia dan menghentak rasa. Dia tidak seperti yang lain, Dia menghancurkan prasangka, menghancurkan batas-batas dan berbagi lewat musik," tulis DuVernay melalui akun twitter @ava dengan membalas kicauan berita tentang serial 'Prince'.
Lihat juga:Lima Besar Box Office Korea Pekan Ini |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Pun sutradara berusia 46 tahun ini mendapat persetujuan dari pihak keluarga Prince. Ia memiliki akses untuk mendapatkan arsip rekaman, materi yang belum pernah dirilis dan data penggemar.
Beberapa waktu lalu, DuVernay bersama tim yang akan menggarap serial sudah mengunjungi Museum Paisley Park yang berdiri di lahan pribadi milik Prince. Mereka juga telah berkunjung ke studio bekali-kali dalam beberapa bulan belakangan.
Prince meninggal di usia 57 tahun pada April 2016 akibat overdosis obat pereda nyeri. Ia tak meninggalkan surat wasiat dan anak. Hingga saat ini keluarga besarnya bersama-sama mengurus segala peninggalannya selama berkarier di dunia musik.
Beberapa waktu lalu, pihak keluarga Prince meminta Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk berhenti menggunakan musik milik almarhum dalam setiap kampanye. Pernyataan dari keluarga Prince ini menambah daftar panjang musisi yang menolak karyanya digunakan Trump. (adp/rea)