Grammy Awards 2019 Tak Mendulang Banyak Penonton

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Selasa, 12/02/2019 11:30 WIB
Grammy Awards 2019 Tak Mendulang Banyak Penonton H.E.R memenangkan Grammy Awards 2019. (FREDERIC J. BROWN / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Data menunjukkan bahwa pemirsa Grammy Awards 2019 cenderung sama dibanding tahun lalu yang mencetak angka penonton terendah dalam sedekade terakhir.

Diberitakan Associated Press, lembaga survei Nielsen mengumumkan pada Senin (11/2) waktu Amerika Serikat bahwa Grammy Awards 2019 ditonton sebanyak 19,9 juta. Angka tersebut bertambah 100 ribu dari tahun sebelumnya, 19,8 juta.

Padahal sejumlah perubahan telah dilakukan tim produksi Grammy Awards 2019 untuk mendulang penonton, mulai dari format acara yang lebih lama hingga empat jam, lebih banyak penampilan musisi dibanding penghargaan.



Selain itu, panitia juga menggandeng musisi sekelas Alicia Keys sebagai pemandu acara, serta menampilkan lebih banyak pemenang kulit hitam dan wanita yang diduga menghindari gejolak 'Grammy So White' atau 'Grammy So Male' seperti tahun lalu.

Panitia Grammy Awards 2019 juga memasukkan unsur nostalgia dalam acaranya, terbukti dari kehadiran Dolly Parton serta Diana Ross yang membawa nuansa 60-an hingga 80-an.

Cardi B memenangkan Grammy Awards 2019 dalam kategori Best Rap Album.Cardi B memenangkan Grammy Awards 2019 dalam kategori Best Rap Album. (REUTERS/Mike Blake)

Genre yang ditampilkan dalam acara yang diselenggarakan di Staples Center, Minggu (10/2) malam waktu Los Angeles itu juga lebih banyak menampilkan genre di luar pop, seperti hip hop hingga country.

Namun tetap saja, acara tersebut tak lepas dari sejumlah kontra. Childish Gambino dan Kendrick Lamar menolak undangan untuk datang ke acara tersebut.

Selain mereka, Ariana Grande juga batal datang karena konflik dengan produser Grammy gara-gara pilihan lagu yang tak menemukan kata sepakat.


Kontroversi juga muncul karena panitia memutuskan mempersingkat waktu durasi pidato kemenangan sejumlah musisi, termasuk Kacey Musgraves yang mendapatkan nominasi puncak, Album of the Year.

Meski tak jauh berbeda dan hanya mendulang sedikit penonton, setidaknya penyelenggara Grammy berhasil menghentikan penurunan penonton.

Pada 2017, acara Grammy diketahui ditonton sebanyak 26,1 juta yang masih masuk dalam rentang rata-rata jumlah penonton acara itu sedekade terakhir, yaitu 20-30 juta. Akan tetapi, pada 2018, angka penonton itu jatuh bersamaan dengan kontroversi Grammy yang dituding masih patriarki dan rasialis.

AP melaporkan pihak stasiun televisi yang menayangkan Grammy Awards 2019, CBS mengatakan bahwa acara itu lebih mendapatkan perhatian di media sosial dengan menjadi pembahasan dibandingkan ajang apa pun dalam dua tahun terakhir.

[Gambas:Video CNN] (end)