"Britney mencintai kariernya dan penggemarnya, sehingga keputusan untuk menjauh dari kariernya bukanlah hal yang mudah, namun dia cuma ingin ada untuk ayahnya, seperti yang selama ini ayahnya lakukan kepadanya," kata sumber terdekat Spears kepada ET.
"Britney merasa dia berutang kepada ayahnya hidupnya sendiri karena ayahnya ada untuk Britney di masa-masa kelamnya," lanjut si sumber.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Britney Spears mengumumkan rehat sejenak dari industri musik pada Januari lalu, termasuk menunda konser residensi dan merilis album, karena ingin merawat sang ayah.
Britney Spears sendiri menyebut bahwa ayahnya hampir tiada dan berterima kasih kepada dokter dan perawat yang menyelamatkan nyawa ayahnya.
"Kami semua sangat bersyukur ia kembali sadar, namun masalahnya belum selesai. Saya harus membuat keputusan sulit untuk memberikan fokus dan energi penuh kepada keluarga saya kali ini," kata pelantun Toxic tersebut kala mengumumkan keputusan rehat tersebut.
Lihat juga:Rawat Ayah, Britney Spears Tunda Album Baru |
Spears mestinya memulai pertunjukan residensi yang diberi tajuk 'Britney: Domination' itu pada 13 Februari mendatang. Konser residensi keduanya itu dijadwalkan berlangsung hingga Agustus 2019.
[Gambas:Instagram]
Namun sumber ET menyebut rehatnya Britney dari panggung musik dengan merawat ayahnya ternyata menjadi momen yang baik bagi sang biduan.
"Kondisi kesehatan dan rehat dari kariernya ini membawa keluarga mereka semakin rekat," kata sumber tersebut.
Jamie Spears berperan besar dalam karier Britney. Dia lah yang kembali mengarahkan Britney dalam 'jalan yang benar' setelah sempat kacau pada 2007-2008 silam. Jamie juga tercatat menjadi konservator bisnis Britney yang disetujui oleh pengadilan.
[Gambas:Video CNN] (end)