Duet Rossa-Leeteuk SUJU Tandai Kerja Sama Trans Media dan SM

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Kamis, 21/02/2019 11:31 WIB
Duet Rossa-Leeteuk SUJU Tandai Kerja Sama Trans Media dan SM Kesuksesan budaya K-Pop menjadi alasan kerja sama dua perusahaan hiburan Indonesia dan Korsel yang resmi dimulai hari ini. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Duet penyanyi Rossa dan personel Super Junior (SUJU), Leeteuk menandai dimulainya kerja sama antara Trans Media dan perusahaan hiburan Korea Selatan SM Entertainment Group.

Kedua perusahaan hari ini menandatangani Pokok Perjanjian Kerja Sama (Heads of Agreement) strategis di empat bidang usaha; talent management, produksi konten, digital dan gaya hidup.

"Kami berharap joint venture ini bisa memberi manfaat bagi dua negara khususnya bidang ekonomi kreatif yang sedang kita kedepankan untuk jadi salah satu pilar pertumbuhan ekonomi. Bukan hanya berikan kesempatan artis-artis Korea berekspresi di Indonesia tapi juga bisa angkat hasil karya artis-artis Indonesia di mata dunia," kata Chairul Tanjung selaku Chairman CT Corp di Grand Hyatt Jakarta, Kamis (21/2).


Sementara, Chairman SM Entertainment Group Lee So Man menyampaikan bahwa dengan kerja sama ini ia berharap mengembangkan bakat para talenta di dunia hiburan menjadi ikon industri budaya juga bintang kenamaan dunia.


"Tujuan kami, warga negara Indonesia akan jadi pusat budaya seluruh dunia dan bisa sebagai pusat yang akan kembangkan selebriti seperti Super Junior yang jadi ikon K-Pop ternama," katanya.

Kerja sama ini dilatarbelakangi oleh kesuksesan budaya K-Pop, biasa dikenal sebagai Hallyu, yang sangat mendunia. K-Pop mampu menghasilkan devisa ekspor bagi Korea Selatan senilai US$8,2 miliar dan menjadi salah satu daya tarik utama kedatangan turis asing ke Korea Selatan.

Rossa dan Leeteuk 'SUJU' bercengkerama di acara Transmedia-SM Entertainment.Rossa dan Leeteuk 'SUJU' bercengkerama di acara Transmedia-SM Entertainment. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri)


Kesuksesan bintang K-Pop pun diraih tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga mampu meraih secara global, dan saat ini Asia Tenggara menjadi salah satu pasar terbesarnya.

"Dengan basis penggemar yang sangat loyal, mereka mampu menciptakan pasar bagi konten digital, 'merchandising' makanan dan minuman, serta bisnis lain terkait K-Pop di luar bidang media dan hiburan. Sebagai pelopor Korean Wave, SM akan membagi pengalaman dalam implementasi cultural technology terutama dalam proses seleksi peran, pelatihan, produksi, marketing dan talent management," demikian keterangan dalam siaran pers.


Di sisi lain, Trans Media memiliki pengalaman dan keahlian dalam pengembangan wahana hiburan di tanah air, basis audiens yang besar, dan akses distribusi ritel dari grup CT Corp. Kombinasi ini diyakini mampu memenuhi kebutuhan hiburan bagi generasi milenial Indonesia.

Melalui kerja sama ini, SM dan Trans Media berkomitmen untuk mendukung pengembangan industri Indonesian Pop (I-Pop) dalam rangka mempromosikan kekayaan budaya Indonesia ke pentas dunia. Kedua belah pihak akan bekerjasama dalam mengembangkan talenta lokal dan konten berkualitas internasional yang pada akhirnya akan mendorong terjadinya revolusi industri hiburan di tanah air.

Sementara itu, kolaborasi Rossa dan Leeteuk direncanakan akan rampung pada paruh kedua tahun ini. (agn/stu)