Mengutip Aceshowbiz, lagu itu ditulis untuk mendiang ibunya, Johannah Deakin yang meninggal pada Desember 2016 lalu setelah bertarung melawan kanker leukemia.
"Saya merasa, secara musikal, saya harus mengeluarkan lagu ini dari dalam dada," kata Tomlinson.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak ingin terdengar cengeng, tetapi jika 'Two of Us' bisa membantu orang melalui masa berat seperti yang telah saya lalui, itu akan membuat saya sangat gembira," kata pria yang memulai karier sebagai seorang aktor tersebut.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Diungkapkan, Tomlinson menuangkan perasaan duka yang harus dihadapinya dalam lirik jujur. Sepotong lagunya berkata, "You'll never know how much I miss you. The day that they took you, I wish it was me instead."
Ia disebut telah menjalani pembuatan video musik di Inggris pada 23 Februari lalu. Tomlinson mengakui, ia berharap lagunya ini bisa menjadi jembatan penerus kariernya semasa di One Direction.
"Saya telah bekerja keras di studio dan tak sabar memamerkan apa yang telah saya tulis," ujarnya, menyatakan dirinya memiliki banyak materi bagus.
One Direction menghadapi akhir masa kejayaan mereka pada awal 2016, setelah Zayn Malik memutuskan keluar dari boyband yang disebut terbesar abad ini. Tidak pernah ada kata bubar terucap, namun seiring waktu, satu-persatu personelnya mulai bersolo karier.
Pada 2016, Tomlinson merilis single kolaborasi bersama Steve Aoki, 'Just Hold On'. Setahun kemudian, ia melepas 'Back to You' bersama Bebe Rexha dan Digital Farm Animals. Kemudian berturut-turut ia menambah diskografi dengan 'Just Like You' dan 'Miss You'.
[Gambas:Youtube] (rea)