Lagu berdurasi lima menit lebih ini bercerita tentang pilihan dalam menjajaki hidup. Vokalis sekalgus gitaris Ade Paloh menjelaskan bahwa manusia kelusuhan yang akan cemerlang di waktu yang layak. Menariknya, lagu ini sebenarnya bukanlah lagu baru. Ade malah sudah merencanakan merilis Woo Woo pada Februari 2018 lalu, namun tertunda selama setahun.
"Bila saja kita ikhlas terhadap hidup kita dan berjalan terus untuk bermanfaat," kata Ade dalam siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (1/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Amatirnya Naif dalam 'Selama Ada Cinta' |
[Gambas:Youtube]
Bila diperhatikan, lagu ini memiliki tempo yang lebih cepat ketimbang lagu-lagu SORE dalam album Centralismo (2005), Ports of Lima (2008) dan Los Skut Leboys (2015). Kemudian suara drum dan kibor membuat lagu ini terasa ceria walau sebenarnya Woo Woo tidak menuturkan kegembiraan.
Meski demikian, musik Woo Woo terasa serupa dengan single SORE sebelumnya yang bertajuk Rubber Song. Nampaknya Ade Paloh dan kawan-kawan memang ingin membuat lagu dengan nuansa musik yang sama untuk entitas pendek.
[Gambas:Video CNN] (adp/rea)