Menurut keterangan polisi Korea Selatan, ia melanggar hukum terkait undang-undang antiprostitusi dan tindakan terkait lainnya.
"Kami telah menahan dan mengubah status Seungri sebagai tersangka untuk mengeluarkan surat perintah penggeledahan, penyitaan, dan menghapus [Seungri] dari kecurigaan [yang mengelilinginya]," demikian sumber dari kepolisian, dikutip dari Soompi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu pada hari yang sama, polisi pun mulai menggeledah kelab malam milik Seungri Club Arena yang diduga menjadi lokasi transaksi sejak pukul 11.00 pagi hingga 02.00 malam.
Pada hari ini, Senin (11/3), polisi mengungkapkan bahwa beberapa selebritas lain juga ada dalam obrolan grup aplikasi pesan yang menunjukkan bahwa Seungri dan CEO Yoo dari Yuri Holdings menyediakan layanan pendamping seksual bagi investor asing.
Polisi memaparkan bahwa sebuah unit investigasi dari Badan Kepolisian Metropolitan Seoul telah memanggil beberapa selebritas yang ada dalam grup percakapan itu untuk dimintai keterangan sebagai saksi dan menginterogasi mereka tentang percakapan yang dilakukan dalam grup itu.
Hanya saja, hingga kini belum jelas apakah para selebritas itu mengatakan sesuatu di dalam grup obrolan atau bekerja sama dengan mereka yang secara aktif berpartisipasi di dalamnya.
Menurut laporan Yonhap News, penyanyi berinisial "A," yang memulai debutnya sebagai penyanyi dan aktif tampil di TV, merupakan salah satu selebritis yang ada dalam grup obrolan tersebut. (agn/end)