Pada 2018, Eilish melepas single 'You Should See Me in a Crown' dan namanya semakin meroket. Lagu itu begitu populer, sehingga seorang Takashi Murakami pun berkenan membuatkannya sebuah video musik animasi.
Dalam video, Eilish digambarkan persis seperti versi aslinya yang aneh dan jarang tersenyum. Mengenakan setelan warna hijau neon, Eilish ditampilkan menari-nari seperti biasa. Bunga-bunga berwarna-warni pun berkembang mengikuti tarian Eilish yang absurd.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eilish menjadi monster jelek, menakutkan, sehingga bunga-bunga yang tadinya bergoyang gembira menjadi lunglai. Monster yang digambarkan Murakami begitu aneh, Eilish ditampilkan memakan seisi kota.
Video itu keluar baru jelang Maret lalu, menjadi spesial karena sebenarnya Eilish sudah memiliki video musik vertikal yang rilis tujuh bulan lalu.
[Gambas:Youtube]
Billie Eilish terkenal setelah merilis album mini bertajuk 'Don't Smile at Me' pada 2017, dengan single populer 'Ocean Eyes'. Setelah itu, ia merilis 'Up Next Session: Billie Eilish' dan yang terbaru, 'When We All Fall Asleep, Where Do We Go?' pada 29 Maret lalu.
Musik Eilish disebut diproduseri oleh kakaknya sendiri, yang juga kolaboratornya dalam penulisan lagu. Penampilan dan gaya Eilish yang kerap dianggap aneh membuat gadis 17 tahun ini cepat menarik perhatian, termasuk perhatian Takashi Murakami.
[Gambas:Video CNN] (rea)