"Semangat banget untuk menjalani tur Jepang ini. Karena kali pertama memulainya di area Tokyo, tapi bukan nggak mungkin nanti akan merambah kota-kota lain," kata gitaris Seringai Ricky Siahaan dalam siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (12/4).
Ricky mengaku semangat menjalani tur Jepang karena akan menjadi pengalaman baru yang sulit diprediksi, dan bisa disebut keluar dari zona nyaman. Ia mengungkapkan, tur ini terasa seperti kali pertama main band.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Seringai juga dijadwalkan tampil di tiga acara musik berbeda. Tiga acara musik tersebut adalah Antiknock (Tokyo) pada 17 April, Merry Go Round (Tokyo) pada 19 April dan Rumble Association (Yokohama) pada 21 April.
Sebelumnya, usai merilis 'Seperti Api', Seringai sempat menggelar tur di Indonesia. Mereka telah mendatangi berbagai kota di Pulau Jawa, Sumatera, Bali, Kalimantan Tengah dan Sulawesi Selatan.
Album 'Seperti Api' terbilang sukses, pun edisi box set yang dibanderol dengan harga Rp150 ribu habis terjual. Dari segi musik dan lirik, lagu-lagu dalam album ketiga ini terasa menyenangkan.
Warna lain dari album baru tersebut adalah kolaborasi dengan musisi lain. Mereka adalah Danilla Riyadi, Dawny (The Authentics), Septian Maulana (Belantara), dan Edo Raditya (Godplant).
Tema-tema yang dibicarakan dalam album pun makin relevan untuk disimak saat ini, bahkan berpuluh tahun kemudian. Contohnya, Disinformasi yang menyoroti persoalan hoaks, Enamlima yang berkisah tentang sebuah tragedi kelam di Indonesia, dan Omong Kosong yang ditujukan untuk membungkam segala 'ketololan' di sekitar kita.
[Gambas:Video CNN] (adp/rea)