Pada Senin (15/4), ikon musik soul itu resmi menjadi salah seorang pemenang Pulitzer Price Special Citation, berkat kontribusinya yang mengesankan untuk Amerika Serikat. Tepatnya, "Kontribusi yang tak terhapuskan untuk musik dan budaya Amerika Serikat selama lebih dari lima dekade," seperti yang dilansir dari CNN.
Selama ini, Pulitzer Prize selalu dianggap sebagai sebuah kehormatan besar. Diadakan sejak tahun 1930, Franklin menjadi istimewa karena ia adalah wanita pertama yang mendapatkan predikat tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Dalam acara peringatan yang diadakan pada 31 Agustus 2018, mulai dari Ariana Grande sampai Stevie Wonder hadir untuk menyampaikan penghormatan mereka kepada sang ikon.
Di sela penampilannya, Wonder yang membawakan 'The Lord's Prayer' dan 'As' sempat mengungkapkan hal yang juga dipikirkan oleh banyak orang, "Kita tak akan memiliki seorang ratu seperti dia lagi."
Baru-baru ini, National Geography mengumumkan bahwa mereka memutuskan menayangkan tentang Franklin di program 'Genius' yang akan memasuki musim ketiga, pada awal 2020 mendatang. Di musim pertama, mereka memiliki ilmuwan Albert Einstein dan seniman Pablo Picasso untuk musim kedua.
[Gambas:Video CNN] (rea)