"Lagu ini diciptakan Eka Gustiwana, salah satu YouTuber muda Indonesia yang sedang 'happening.' Lagunya tentang imbauan kepada masyarakat Indonesia agar menggunakan hak suaranya pada 17 April 2019," kata Indro saat mengunjungi kantor CNNIndonesia.com.
Indro melanjutkan, lagu itu juga dimaksudkan untuk menyemarakkan pesta demokrasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Madonna Bakal Rilis Lagu Baru 17 April |
Sementara, personel OM PMR menegaskan lagu itu bukan bentuk kampanye untuk mendukung salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden. "Kami kampanye untuk bangsa ini, ini netral," ujar mereka dalam kesempatan yang sama.
"Siapa pun yang menang tetap damai, siapa pun yang kalah jangan berputus asa. Kita tetap bersaudara, ayo bangun bangsa ini sama-sama," ujar Indro dengan bersemangat.
Kolaborasi antara Indro 'Warkop' dan OM PMR ini bukanlah yang pertama.
Lihat juga:Iwan Fals Dedikasikan 'Rosana' untuk Istri |
Menurut Indro, grup pencetak hit Madu dan Racun itu sebenarnya terbentuk pada 1977 berkat bantuan Warkop DKI. Grup itu juga sempat mengiringi beberapa lagu tema film-film Warkop DKI seperti Mana Tahan dan Gengsi Dong.
Nama OM PMR bahkan dicetuskan oleh mendiang Dono dan Kasino. Meski kemudian memilih jalan karier masing-masing, tapi Indro mengungkapkan bahwa silaturahmi mereka terus berjalan.
"Nama Pengantar Minum Racun itu Kasino yang kasih, karena sebelumnya mereka ngamen depan orang mabok dengan minuman oplosan. Mereka diasumsikan mengantar orang-orang minum 'racun.' Dan Dono menambahkan Orkes Moral karena kita sering berbicara tentang moral, lagu komedi yang mengajak untuk positif," tutur Indro bercerita.
[Gambas:Youtube] (agn/rsa)