Dilansir dari Soompi, Billboard melaporkan bahwa Big Hit resmi menggugat pada 25 April lalu, dengan klaim hak eksklusif atas merek BTS. Pihak agensi juga disebut meminta otorisasi pengadilan untuk menyita dan menghancurkan semua merchandise tak sah yang dijual di luar konser BTS.
Menurut Big Hit, merchandise tak resmi itu berupa buku program dan tur, kaos, seragam, kaos lengan panjang, topi, kacamata, poster, pin kecil dan disebut 'mencederai reputasi' BTS dan Big Hit sendiri lantaran mutu yang tidak baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Lima Besar Box Office Korea Pekan Ini |
Saat ini BTS disebut tengah dalam persiapan untuk tur dunia 'Love Yourself: Speak Yourself' dengan jadwal terdekat di Stadion Rose Bowl di Pasadena, California pada 4 dan 5 Mei. Sejauh ini, tercatat delapan stadion yang akan jadi lokasi konser BTS di Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa dan Asia.
Salah satu penampilan yang mengguncang adalah di acara Saturday Night Live di pertengahan April lalu. Media sosial Twitter dan Instagram pun seketika hiruk pikuk oleh tagar #BTSxSNL, di mana banyak publik figur mengaku merasa kagum dan heran melihat BTS dan dampak yang diakibatkan terhadap gadis-gadis muda di AS.
BTS pertama kali memulai debut pada 2013. Mempunyai tujuh orang personel, BTS melengkapi diskografi dengan 'Dark & Wild' (2014), 'Wings' (2016) dan 'Love Yourself: Tear' (2018), sementara daftar berbeda dirilis dalam album-album berbahasa Jepang, yaitu 'Wake Up' (2014), 'Youth' (2016) dan 'Face Yourself' (2018). Sebelum rilisnya pada 12 April lalu, tiga juta orang telah memesan album terbaru 'Persona'.
[Gambas:Video CNN] (rea)