"Saya tidak ingin mencoba dan mengulangi [peran] Jon Snow," kata pria berusia 32 tahun itu kepada Harper's Bazaar.
"Mungkin sesuatu yang lebih ringan," tambahnya soal harapan peran dia selanjutnya usai serial fantasi itu resmi berakhir akhir pekan ini atau Senin (20/5) waktu Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harington mengakui Game of Thrones, terutama musim kedelapan atau musim final, adalah pertunjukan yang sangat berat. Peran Jon Snow pun semakin berat dari tahun ke tahun.
"Jadi [ke depannya ingin] sesuatu yang sedikit lebih ringan, mungkin sedikit lebih lucu," katanya.
Selama wawancara, aktor kelahiran Inggris ini juga mengungkapkan bahwa usai syuting Game of Thrones musim final, ia menyimpan salah satu barang yang akan mengingatkan dia pada karakter ikonis itu. Meski tak diizinkan, tapi ia nekat mengambilnya.
"Saya memiliki sarung tangan [yang digunakan dalam serial]. Saya menyimpan sarung tangan itu," ungkapnya, seperti dikutip dari CNN.
Episode terakhir musim 8 Game of Thrones akan tayang pada Senin pekan depan pukul 08.00 WIB. Kisahnya, akan berfokus pada kehidupan setelah amukan Daenerys Targaryen dan kini King's Landing berada di bawah kekuasaannya. Penentuan siapa yang menduduki Iron Throne pun kemungkinan besar terungkap dalam episode tersebut.
Jon Snow, dalam Game of Thrones sejak awal dikenal sebagai salah satu karakter penting yang diceritakan sebagai anak haram dari House of Stark. Sebagian besar, karakter ini diceritakan sebagai penjaga The Wall, dinding yang membatasi dari ancaman paling buruk yakni Night King.
Baru di sepertiga akhir Game of Thrones, asal-usul Jon Snow terungkap. Ia disebut sebagai salah satu pewaris sah takhta Iron Throne. (agn/rsa)