Dalam sebuah wawancara di Happy Place podcast, Williams menuturkan tentang bagaimana menangani ketenaran menjadi tantangan di usia remaja. Ia berusia 13 tahun ketika menjalani audisi sebagai Arya Stark.
Menurutnya, ada waktu-waktu di mana Williams sedih membaca gelombang kritik di media sosial. "Kau kemudian berada di titik di mana kau hampir selalu sengaja mencari sesuatu yang negatif, jadi kau bisa duduk di lubang kesedihan," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rasanya menakutkan ketika kau terjebak seperti itu. Saya masih berupaya mengatasi hal ini, saya pikir berat sekali. Berat untuk merasa sedih dan tidak bisa benar-benar mengalahkan rasa itu," kata Williams.
"Jujur, saya ingin memiliki hidup normal. Saya tak menginginkan dunia [hiburan] yang gila, benar-benar gila ini, karena memang tak layak," katanya.
Wanita yang memulai karier lewat film misteri 'The Falling' (2014) tersebut menambahkan, langkah pertama 'kesembuhannya' adalah berhenti mengikuti apa yang diinginkan orang lain dan fokus menjadi dirinya sendiri.
"Kedengarannya memang sangat remeh dan kau harus seperti melihat ke dalam dirimu untuk menemukan kedamaian, tetapi itu benar. Di akhir hari, kau membuat dirimu merasa seperti ini karena suatu alasan," ujar Williams.
Bulan lalu, Sophie Turner yang berperan menjadi saudara perempuan Williams dalam 'Game of Thrones' juga mengungkapkan bahwa ia mengalami depresi dalam proses pembuatan serial populer tersebut. Saat itu, usianya sekitar 17 tahun.
"Tantangan terbesar saya adalah bangkit dari ranjang dan pergi dari rumah dan belajar mencintai diri sendiri," kata Turner yang kini berumur 23 tahun, seraya mengakui media sosial adalah katalis dalam depresinya.
[Gambas:Video CNN] (rea)