Dalam pernyataan itu diungkapkan bahwa T.O.P dapat mengakhiri kewajibannya lebih cepat karena keputusan pemerintah pada 2018 yang mempersingkat waktu layanan untuk semua laki-laki yang bertugas di militer atau dalam pelayanan publik.
"Choi Seung Hyun [nama asli T.O.P] akan selesai dari layanan wajib militernya pada 8 Juli karena undang-undang soal wajib militer telah mulai diberlakukan pemerintah, bahwa masa layanan wajib telah dipersingkat sekitar 27 hari," demikian pernyataan seperti yang dikutip dari AllKPop.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Januari 2018, T.O.P memulai tugas baru sebagai pekerja layanan publik untuk kota Yongsan. Selama penugasan itu, ia sempat tersandung masalah pelanggaran norma wamil.
Padahal, peraturan militer Korea Selatan melarang tentara aktif untuk terlibat dalam kegiatan bisnis tambahan. Namun dugaan itu langsung ditanggapi oleh YG Entertainment. Agensi tersebut membantah bahwa T.O.P merekam lagu selama menjalani wamil.
"Penggemar sudah tahu bahwa 'Flower Road' direkam dua tahun lalu saat memproduksi album 'MADE'. Ini adalah sesuatu yang diketahui masyarakat umum melalui laporan media. Kami tidak mengerti mengapa ini menjadi masalah," ujar seorang sumber dari YG Entertainment, dikutip dari Osen via Naver saat itu.
Lebih lanjut, sumber itu pun menganggap lumrah jika para musisi merilis lagu beberapa saat setelah dinyatakan masuk wamil. Itu ditujukan sebagai hadiah bagi penggemar yang harus menunggu sang idola menyelesaikan tugas selama dua tahun.
[Gambas:Video CNN] (agn/rea)