Hanya saja, kini pihak rumah produksi HBO sendiri yang mematahkan angan kelanjutan nasib Arya yang pergi ke bagian Barat Westeros pada akhir cerita 'Game of Thrones' itu untuk diangkat sebagai serial tersendiri.
"Tidak, tidak, tidak," kata Casey Bloys, selaku HBO Executive kepada Hollywood Reporter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menambahkan bahwa salah satu alasan menolak karena dirinya memang tak ingin mencoba melakukan pertunjukan yang sama. Apalagi, menurut Bloys, sang empunya cerita 'Game of Thrones' George R. R. Martin memiliki kisah yang masif sehingga ada banyak cara untuk mengembangkannya.
Belakangan, ada beberapa cerita prekuel yang sedang dikembangkan oleh HBO. Namun, mereka masih menutup rapat sejumlah cerita itu kecuali yang bakal digarap oleh Jane Goldman.
Goldman akan mengarahkan prekuel berjudul 'The Long Night' yang diceritakan berlangsung ribuan tahun sebelum peristiwa 'Game of Thrones', dan akan mencatat kejadian di akhir Age of Heroes, periode dalam sejarah Westeros yang ditandai oleh tokoh legendaris seperti Bran the Builder dan Lann the Clever, pencetus keluarga Stark dan Lannister.
"Hanya satu hal yang pasti: dari rahasia mengerikan sejarah Westeros sampai asal asli White Walker, misteri Timur ke Starks of Legend - itu bukan cerita yang kita pikir kita tahu," demikian pernyataan HBO soal kunci cerita yang akan dihadirkan. (agn/rea)