Melansir Variety, penulis yang sebelumnya menggarap film animasi Coco ini akan berperan sebagai arsitek kreatif pada semua proyek yang disepakati. Namun sampai saat ini belum ada keterangan rinci berapa film dan serial Narnia yang akan digarap Netflix.
Masuknya Aldrich dalam 'keluarga' Netflix tak lama setelah layanan streaming itu menyepakati kerja sama dengan C.S Lewis Company untuk mengembangkan semesta Narnia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semua film dan serial Narnia yang dihasilkan selama beberapa tahun ke depan selama kesepakatan itu berlangsung, akan menjadi produksi original Netflix.
Sebelum menemukan arsitek kreatif, kursi produser ekskutif untuk adaptasi Narnia sudah diduduki Mark Gordon dari Entertainment One, bersama Douglas Gresham dan Vincent Sieber.
Seri novel ini menjadi salah satu yang tergolong laku dan sukses. Tujuh buku tersebut terjual lebih dari 100 juta kopi dan telah diterjemahkan dalam lebih dari 47 bahasa.
Tiga novel pertama dari seri tersebut pernah diadaptasi menjadi film. Yaitu The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch and the Wardrobe (2005), The Chronicles of Narnia: Prince Caspian (2008) dan The Chronicles of Narnia: The Voyage of The Dawn Treader (2010).
Tiga film itu berhasil meraih keuntungan meski pendapatan total menurun. Film The Chronicles of Narnia: The Lion, The Witch and The Wardrobe meraih US$745 juta, The Chronicles of Narnia: Prince Caspian meraih US$419 juta dan The Chronicles of Narnia: The Voyage of The Dawn Treader meraih US$415 juta. (adp/rsa)