"Di umur 17 tahun, saya membaca Bumi Manusia karya mendiang Pram ini sambil sembunyi-sembunyi, teman-teman harus tahu itu. Saya sembunyi-sembunyi karena takut ditangkap sama polisi. Dan saat ini saya bersyukur sekali kalian merayakan film ini dan itu poin buat saya," katanya dalam acara yang diadakan Rabu (19/6) di Epicentrum XXI, Jakarta.
Hanung mengatakan, jika Pramoedya masih hidup, ia akan bangga dengan pencapaian ini. Terlebih, berkaca pada perjuangan saat menulis novel tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanung pun mengucap rasa syukur dan bahagia dipercaya oleh rumah produksi Falcon Pictures dan keluarga Pramoedya untuk menyutradarai film Bumi Manusia. Di sela-sela itu, dia juga berbagi sedikit pengalaman saat bertemu sang penulis.
"Ini adalah kebahagiaan yang sangat besar bagi Pak Pram. Saya bukan siapa-siapa, saya hanya orang yang beruntung yang diberikan berkah untuk jadi kepanjangan tangan dari Pak Pram," tambah Hanung.
Film Bumi Manusia dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan sebagai Minke, Sha Ine Febriyanti sebagai Nyai Ontosoroh, dan Mawar de Jongh sebagai Annelies. Selain itu, film ini juga menampilkan akting Ayu Laksmi, Donny Damara, Bryan Domani, Giorgino Abraham dan Jerome Kurniawan.
Nantinya, film yang direncanakan tayang pada 15 Agustus itu akan berdurasi hampir tiga jam. Hanung lantas menyampaikan pandangannya terkait cerita Bumi Manusia. Menurutnya, lewat karakter Minke, Pramoedya ingin bercerita tentang Indonesia, tentang manusia Indonesia.
"Menurut Pqak Pram yang ada di dalam tubuh Minke adalah manusia yang bisa menentukan dirinya sendiri mau apa. Yang setara, yang tidak mau berjalan jongkok di hadapan orang Indonesia tapi juga tidak mau menghamba kepada orang-orang Eropa," katanya.
[Gambas:Video CNN] (agn/rea)