Animasi bergaya sureal ini menampilkan seorang wanita yang digambarkan berlari melewati beberapa pemandangan yang dilukis. Ia juga melewati singa mati dan gajah yang hancur berkeping-keping saat menambah kecepatan lari. Perlahan, si wanita lantas berevolusi menjadi seekor rusa, lalu menjadi beruang kutub dan ikan paus, sebelum bertransformasi kembali menjadi dirinya sendiri di akhir video.
Video tersebut merupakan kolaborasi antara para personel band bersama murid-murid Limerick Shool of Art and Design yang berlokasi di kampung halaman The Cranberries. Sutradara kreatif Tom Clancy mengungkapkan si wanita dalam animasi bisa dianggap sebagai Ibu Pertiwi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wake Me When It's Over jelas merupakan pengalaman pribadi Dolores, sutradara membuatnya menjadi lagu yang bercerita soal perusakan alam," ujar Fergal Lawler (drum).
[Gambas:Youtube]
Pada Januari 2018 silam, O'Riordan ditemukan meninggal di sebuah hotel karena tenggelam di bak mandi. Pihak polisi menyebut ada jejak alkohol dalam darah wanita yang juga jadi ikon band tersebut. Di kamar hotel, ditemukan tak hanya satu botol sampanye dan lima botol miniatur minuman beralkohol, namun juga sejumlah obat yang didapat dengan resep.
Sebelum meninggal, O'Riordan telah menyelesaikan sesi rekaman untuk album In the End, sehingga video-video musik The Cranberries dibuat bergaya animasi. Selepas rilis album tersebut pada 26 April lalu, para personel yang tersisa memastikan diri akan bubar.
"Ini adalah akhir The Cranberries dan segalanya. Saya pikir ini seperti membentuk lingkaran penuh. Semua orang tahu ini adalah final... untuk kami, tentu saja... [Bubar] membuat saya merasa ini akhir yang sesuai setelah sekian lama," kata gitaris Noel Hogan.
[Gambas:Video CNN] (rea)