Dalam film itu Iko berperan sebagai penjahat bernama Tedjo. Saat jumpa media di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Iko menjelaskan Tedjo tidak seperti karakter penjahat kebanyakan yang serius, tapi karakter jahat yang kadang berlaku konyol.
"Enggak menutup kemungkinan kalau ada film peran bagus, drama, itu kombinasi yang bagus enggak hanya fighting. 10 tahun ke depan saya enggak mungkin juga untuk, ya mudah-mudahan, kalau fisik saya masih mungkin perankan adegan lebih menantang kenapa enggak?," kata Iko, Senin (24/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui Iko memulai karier akting dalam film laga bertajuk Merantau (2009), sejak itu ia dikenal sebagai aktor yang bisa bela diri. Kariernya meroket ketika memerankan karakter utama dalam film The Raid (2012) dan The Raid: Berandal (2014).
[Gambas:Instagram]
Bukan hanya sebagai aktor, Iko juga menjadi koreografer baku hantam dalam beberapa film. Salah satunya dalam film Stuber, ia membuat gerakan baku hantam yang dikembangkan dari pencak silat.
Stuber bercerita tentang Vic yang memburu Tedjo. Pada suatu perburuan, ia memesan Uber yang disupiri oleh Stu (Kumail Nanjiani). Secara tidak sengaja, Stu terlibat dalam aksi Vic menghadapi Tedjo.
Dalam cuplikan trailer terlihat Tedjo beberapa kali berhadapan dengan Vic. Meski badan Tedjo lebih kecil, ia nampak berhasil berhasil mengalahkan Vic.
Selain berakting, Iko juga memiliki tanggung jawab sebagai koreografer adegan baku hantam. Gerakan baku hantam dalam film Stuber merupakan pengembangan dari bela diri asal Indonesia, pencak silat.
Selain aktor Iko Uwais dan Dave Bautista, film Stuber juga dibintangi oleh Karen Gillan sebagai rekan Vic bernama Sarag Morris. Gillan yang sebelumnya tampil dalam film-film Marvel Cinematic Universe (MCU) dan Jumanji: Welcome to the Jungle (2017).
[Gambas:Youtube] (adp/end)