Mikha juga sempat bercerita bahwa Raisa rekaman suara sambil menggendong bayinya, dan itu membuat Mikha takjub.
"Pertama yang aku belajar banyak itu adalah sebagai penyanyi ya. Aku enggak tau harus minder atau bener-bener fanboying sama Kak Yaya," kata Mikha, saat ditemui di Jakarta, Selasa (9/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mikha menyebut merasa terpacu untuk memberikan lebih karena merasa standar dari Raisa dan timnya cukup tinggi. Apalagi Mikha baru mengetahui bila Raisa tergolong yang berani mengambil resiko dalam mencoba cara baru dalam bernyanyi.
Memang dalam hal ini Raisa harus menyesuaikan waktunya dengan anaknya. Walau demikian, bukan berarti pengerjaan proyek ini dilakukan terburu-buru.
"Terus selama di sana sih enggak yang buru-buru, dan mengerjakannya juga enggak setengah-setengah. Bahkan anaknya juga suka ikut," ujarnya.
"Proyek ini enggak berasa seperti proyek serius, tapi semuanya dilakukan dengan standar yang tinggi," lanjutnya.
Mikha mengaku memang mengidolakan Raisa sejak dahulu. Namun ketika kali ini benar-benar bekerja sama dan berinteraksi secara langsung dalam sebuah proyek, Mikha mengaku amat berkesan.
"Lucu sih, karena pas sebelum ketemu itu aku nggak merasa kenal dan Kak Yaya itu nggak mudah dikenal seperti kelihatannya," kata Mikha.
"Enggak nyangka juga pas pertama kali kenal itu, dia santai. Sesantai itu," lanjutnya. (taj/end)