Video musiknya menampilkan warna-warna mencolok dari pakaian Beyonce yang mewah, berbagi porsi yang sama dengan potongan-potongan adegan dari film. Putri sulung Bey, Blue Ivy Carter, juga terlihat dalam klip ini meski hanya sebentar.
Diketahui, pengambilan gambar video ini dilakukan di Havasu Falls di Grandy Canyon, Arizone. Sebelumnya, keputusan syuting di salah satu tempat wisata tersebut mengundang kecaman dari mereka yang merasa kesal lantaran Beyonce sampai menutup Havasu Falls demi kepentingan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bey dan seluruh tim dilaporkan meninggalkan kawasan tersebut setelah lima jam.
Video tersebut tayang pertama kali di acara spesial ABC The Lion King: Can You Feel the Love Tonight bersama Robin Roberts. Saat itu, Bey berkesempatan membicarakan tentang album terbaru yang direncanakan menjadi pendamping album tema dan film The Lion King secara keseluruhan.
Blue Ivy Carter dalam video musik Spirit yang jadi karya terbaru Beyonce. (screenshot via YouTube/@Beyonce) |
Menyebut album The Lion King: The Gift sebagai 'surat cinta untuk Afrika', Bey berkata, "Saya ingin yakin bahwa kami menemukan talenta terbaik dari Afrika, dan tidak hanya memakai beberapa bebunyian dan menginterpretasikannya sendiri."
Menurut sang bintang, album tersebut sekaligus menjadi 'pameran otentik dari bebunyian indah Afrika yang dibuat bersama beberapa produser AS'. "Kami seperti menciptakan genre tersendiri. Dan saya merasa album tema berubah jadi visual di pikiran Anda. Itu adalah soundscape," katanya.
Ia menambahkan, "Ia lebih dari musik karena tiap-tiap lagu menceritakan kisah dari film."
The Lion King: The Gift diproduseri sendiri oleh Beyonce. Memuat 14 lagu termasuk Spirit, dan sejumlah lagu baru, termasuk Brown Skin Girl yang juga menghadirkan Blue Ivy Carter.
[Gambas:Video CNN] (rea)
