Anak ketiga Arswendo, Caecilia Tiara, bercerita bahwa ayahnya tetap berkarya di tengah-tengah perjuangan melawan rasa sakit. Dalam kondisi tak bisa mengetik sendiri, Arswendo bahkan bisa menuntaskan novel berjudul Barabas.
Biasanya, almarhum meminta orang sekitar untuk mengetikkan cerita novel yang tengah ia tulis.
Lihat juga:Sahabat Lepas Arswendo: Surga Dipenuhi Canda |
"Keluar lagi novel terbarunya bapak saat sedang sakit yang berjudul 'Barabas'. Jadi memang luar biasa produktif bapak sampai saat sedang sakit, minta dituliskan. Beliau dikte apa yang ingin ditulis untuk buku," kata Tiara, di Gereja Katolik Santo Matius Penginjil, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Sabtu (20/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bapak itu selalu berkarya. Saya hampir tidak pernah melihat bapak tidak megang pulpen untuk menulis atau di depan laptop. Kalau karya yang masih dicita-citakan mungkin ada, tapi saya tidak tahu," katanya.
Hal yang sama disampaikan sahabat Arswendo, Slamet Rahardjo. Aktor senior ini mengatakan Arswendo berjiwa seniman. Dia yakin masih banyak karya-karya Arswendo yang masih ada di kepalanya dan belum sempat selesai.