"Mengerjakan semua dari sisi kreatif akan terlibat walaupun saya bukan sebagai sutradara tapi saya akan terlibat sebagai kreatif produser di situ," kata Joko, di kawasan Sudirman, Jakarta, Sabtu (20/7).
Joko mengatakan ia telah menyelesaikan alur cerita untuk semua film di semesta Bumilangit Studios. Selama lima tahun ke depan, di Jagat Sinematik Bumilangit, dia bakal berfokus pada era Jawara dan Patriot.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah bikin bersama, proses memakan waktu dua bulan, ark dan timeline dari semua film yang ada di Jagat Sinematik Bumilangit sudah," kata Joko.
"Sebagai director masih dalam pembicaraan, karena ini hubungannya aku akan supervise semua cerita ya apakah sempat aku jadi sutradaranya juga masih belum diputuskan," katanya.
Gundala sendiri, dipilih oleh Joko sebagai pionir dalam Jagat Sinematik Bumilangit. Bukan tidak mungkin nama jagoan lain seperti Godam, Sri Asih, dan karakter lainnya bakal mengisi layar perak Indonesia.
Selain Gundala, film yang diketahui bakal mengisi Jagat Sinematik Bumilangit adalah Si Buta Dari Gua Hantu. Berbeda dengan Gundala yang tergolong adisatria, dalam Jagat Sinema BumiLangit, Si Buta tergolong pendekar. Si Buta berada dalam era yang berbeda dengan Gundala.
Si Buta Dari Gua Hantu disutradarai dan ditulis oleh Timo Tjahjanto. Film dimaksud saat ini memasuki tahap penyelesaian naskah dan dijadwalkan tayang tahun depan.
[Gambas:Video CNN] (sah/osc)