Iwan mengaku sangat senang ketika mengetahui dirinya ditawarkan mengisi satu-satunya pengisi lagu tema film ini.
"Saya senang sekali. Banyak cerita luar biasa dalam buku itu. Apalagi ini Ibu Pertiwi tahun berapa ini? Sebelum 1945 kan? Pasti seru lah," kata Iwan di kawasan Pasar Minggu, Kamis (25/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya agak lebih tenang. Lagu ini jadi jauh lebih berkekuatan lagi. Saya bangga dilibatkan. Semoga hasilnya bagus," tutur Once.
Hal serupa disampaikan Purwacaraka. Menurutnya, jenis suara para pengisi lagu ini membuatnya bebas bereksplorasi. Namun, ia mengaku mengaransemen Ibu Pertiwi dengan nada-nada sederhana supaya lebih menyentuh.
"Menariknya Mas Iwan ambil (nada) rendah lebih seksi. Sementara Fiersa di rata-rata. Once di tinggi. Saya bisa start dari rendah naik lagi naik lagi karena menemukan tiga range berbeda," cerita Purwacaraka.
Film 'Bumi Manusia' yang disutradarai Hanung Bramantyo ini diadaptasi langsung dari buku bertajuk senada karya Pramoedya Ananta Toer. Hanung mengatakan awalnya film ini tak akan memiliki lagu tema hingga dirinya mendengar Ibu Pertiwi di YouTube.
Menurutnya Ibu Pertiwi cocok dengan Bumi Manusia sebab dua-duanya sama-sama berbicara mengenai Indonesia.
"Saya iseng buka YouTube nemu Ibu Pertiwi kayaknya menarik. Bumi Manusia memang soal Ibu Pertiwi yang sedang bersusah hati. Sama dengan lagu ini," ujar Hanung.
[Gambas:Instagram]
Ia berharap melalui lagi yang dinyanyikan Iwan Fals, Once dan Fiersa bisa mengajak anak bangsa semakin menyuarakan Indonesia.
"Pak Pram bicara soal Indonesia. Cucu dari karya [Bumi Manusia] adalah [bentuk] film. Jadi film ini menyuarakan Indonesia. Soundtrack itu cicit dari Pak Pram jadi juga menyuarakan Indonesia. Jadi kami enggak mau Ibu Pertiwi ini Bumi Manusia banget," Hanung menjelaskan.
Bumi Manusia menceritakan kisah cinta dua anak manusia, Minke dan Annelies, saat pergelutan tanah kolonial awal Abad ke-20.
Minke merupakan pemuda Indonesia bersuku Jawa, anak seorang bupati, yang jatuh cinta pada Annelies seorang gadis Indo-Belanda, anak seorang Nyai.
Film yang dirilis pada 15 Agustus ini akan dibintangi Iqbaal Ramadhan sebagai Minke, Mawar Eva De Jongh sebagai Annelies, serta Sha Ine Febrianti sebagai Nyai Ontosoroh.
Film ini juga akan didukung aksi Ayu Laksmi, Donny Damara, Jerome Kurnia, Giorgino Abraham, Bryan Domani, Christian Sugiono, Ciara Brosnan, dan Hans de Krekker.
[Gambas:Youtube] (chri/end)